unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Terkenal dengan Bahasa Ngapaknya, Banyumas Ternyata Punya Jembatan Kereta yang Punya Umur Setengah Abad Jadi Saksik Bisu Pertempura Masa Kolonial Hingga Jepang
News

Terkenal dengan Bahasa Ngapaknya, Banyumas Ternyata Punya Jembatan Kereta yang Punya Umur Setengah Abad Jadi Saksik Bisu Pertempura Masa Kolonial Hingga Jepang

Terkenal dengan Bahasa Ngapaknya, Banyumas Ternyata Punya Jembatan Kereta yang Punya Umur Setengah Abad Jadi Saksik Bisu Pertempura Masa Kolonial Hingga Jepang
kereta • Level_Up_Filming/pixabay
A A Ukuran Teks16px

Terkenal dengan Bahasa Ngapaknya, Banyumas Ternyata Punya Jembatan Kereta yang Punya Umur Setengah Abad Jadi Saksik Bisu Pertempura Masa Kolonial Hingga Jepang

Berapa Usia Jembatan Kereta yang ada di Banyumas Jawa Tengah? Benarkah Sudah Mencapai 100 Tahun?

Kabupaten Banyumas: Pesona Sejarah dan Keindahan Sungai Serayu

Berada di antara gemerlap Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, Kabupaten Banyumas memikat dengan pesona sejarah dan keindahan alamnya.

Sejak berdirinya pada tahun 1950, kabupaten ini telah menyimpan banyak peninggalan bersejarah yang memperkaya kekayaan budaya Indonesia.

Salah satu ciri khas yang menarik dari warga Banyumas adalah penggunaan bahasa "Ngapak", sebuah dialek yang unik dengan sentuhan campuran Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa.

Selain itu, keberagaman etnis juga menjadi kekayaan Kabupaten Banyumas, dengan Suku Jawa yang mendominasi namun juga terdapat sebagian kecil dari Suku Sunda dan Tionghoa-Indonesia.

Bangunan-bangunan peninggalan kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh menjadi saksi bisu perkembangan wilayah ini.

Salah satunya adalah jembatan kereta api yang telah berusia lebih dari satu abad.

Dibangun pada tahun 1914-1915, jembatan ini tetap menghubungkan perjalanan antara Stasiun Purwokerto dan Stasiun Kroya hingga saat ini, meskipun pernah mengalami serangan bom oleh tentara Jepang dan direkonstruksi oleh pemerintah Indonesia.

Namun, pesona Kabupaten Banyumas tak hanya terletak pada warisan sejarahnya.

Sungai Serayu yang membelah kabupaten ini menambah keindahan alamnya.

Sungai yang memesona ini terkenal akan kejernihan airnya serta panorama alam di sekitarnya.

Bahkan, keindahannya telah diabadikan dalam lagu karya Soetedja Poerwodibroto yang berjudul "Di Tepinya Sungai Serayu".

Pemerintah setempat pun tak melewatkan potensi wisata yang dimiliki Sungai Serayu.

Mereka telah membangun dermaga kapal tepat di bawah jembatan kereta api, memudahkan para pengunjung untuk menikmati keindahan sungai dengan naik kapal.

Bagi yang berkunjung, jangan lupa untuk mengabadikan momen indah di tepian Sungai Serayu sebagai kenang-kenangan tak terlupakan.

Dengan sejarah yang kaya dan keindahan alam yang memukau, Kabupaten Banyumas menjadi destinasi yang menarik bagi para pelancong yang ingin menjelajahi pesona Jawa Tengah.***

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru