unique visitors counter
⌂ Beranda News Polda Metro Jaya Ekshumasi Sutrimo di Banyumas dengan Tim Forensik

Polda Metro Jaya Ekshumasi Sutrimo di Banyumas dengan Tim Forensik

Polda Metro Jaya Ekshumasi Sutrimo di Banyumas dengan Tim Forensik
Polda Metro Jaya Ekshumasi Sutrimo di Banyumas dengan Tim Forensik
A A Ukuran Teks16px

Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 09.30 WIB.

Langkah ini merupakan bagian dari proses penyidikan untuk memperoleh bukti medis dan ilmiah terkait penyebab kematian almarhum.

>>> Satpol PP Tangerang Bagikan 500 Bendera untuk Sambut HUT ke-81 RI

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, perkara ini berawal dari dua laporan masyarakat yang diterima Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas.

Setelah penyelidikan, perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan dan ditangani oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Pelaksanaan ekshumasi hari ini merupakan bagian dari proses penyidikan.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi Polda Metro Jaya dengan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas," kata Budi di lokasi ekshumasi.

Proses ekshumasi dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu pembongkaran makam, pemeriksaan bagian luar untuk memastikan identitas jenazah, dan pemeriksaan bagian dalam.

Pemeriksaan jenazah melibatkan tim gabungan Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

>>> Polda Metro: Pengunjung, Bukan Panitia, di Balik Tantangan Ad-Duha

Selain itu, dilibatkan pula ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi.

Budi memastikan keluarga almarhum telah memberikan izin resmi untuk pelaksanaan ekshumasi.

Penyidik akan menunggu hasil pemeriksaan dari tim ahli sebelum menyampaikan perkembangan lebih lanjut.

"Kami mengajak masyarakat dan rekan-rekan media memberikan ruang empati kepada keluarga almarhum. Mohon doa agar seluruh proses berjalan lancar," ujarnya.

Ketua PDFMI Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti mengatakan, keterlibatan berbagai disiplin keahlian bertujuan memastikan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh.

Langkah ini diharapkan menghasilkan temuan yang memiliki dasar ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.

>>> The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga September Setelah Inflasi AS Melandai

"Selain dokter spesialis forensik dan medikolegal, kami melibatkan ahli laboratorium forensik, toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi. Kami bekerja secara menyeluruh dan komprehensif," ucapnya.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot