unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Apa Pekerjaan Desa Maya Waltaurd Maiyer? Ibu Luna Maya yang Akan menikah dengan Maxime Bouttier, Ternyata Bukan Orang Sembarangan di Bali
News

Apa Pekerjaan Desa Maya Waltaurd Maiyer? Ibu Luna Maya yang Akan menikah dengan Maxime Bouttier, Ternyata Bukan Orang Sembarangan di Bali

Apa Pekerjaan Desa Maya Waltaurd Maiyer? Ibu Luna Maya yang Akan menikah dengan Maxime Bouttier, Ternyata Bukan Orang Sembarangan di Bali
Luna maya • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Apa Pekerjaan Desa Maya Waltaurd Maiyer? Ibu Luna Maya yang Akan menikah dengan Maxime Bouttier, Ternyata Bukan Orang Sembarangan di Bali
Profil dan Biodata Desa Maya Waltaurd Maiyer Sosok Ibu Luna Maya yang Sederhana, Mandiri, dan Penuh Inspirasi
Siapa yang tak mengenal Luna Maya? Artis multitalenta Indonesia ini memang selalu mencuri perhatian publik, baik dari sisi karier hingga kehidupan pribadinya. Namun, di balik kesuksesan seorang Luna Maya, ada sosok wanita hebat yang turut membentuk dirinya—yakni sang ibunda, Desa Maya Waltaurd Maiyer.

Meski jarang tampil di layar kaca atau media sosial, nama Desa Maya beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik. Kehadirannya dalam momen sakral jelang pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier membuat banyak orang penasaran dengan profilnya.

Tampil Anggun Saat Siraman Luna Maya
Pada Selasa (6 Mei 2025), Desa Maya hadir dalam prosesi siraman Luna Maya, sebuah tradisi adat Jawa yang biasanya dilakukan sebelum pernikahan. Dalam acara tersebut, Desa Maya tampil anggun dengan balutan kebaya berwarna merah muda pastel. Rambut oranye menyala dan gaya sanggul simple menambah kesan segar pada penampilannya.

Namun, yang lebih menyentuh adalah ekspresi emosional yang ditunjukkan oleh Desa Maya. Di tengah ritual siraman, ia tak kuasa menahan air matanya. Tangis haru mengiringi doa dan restu yang diberikan kepada putri sulungnya, Luna Maya.

Dalam prosesi itu, Luna tampak memohon maaf atas segala kesalahan masa lalu serta meminta restu agar hubungan pernikahannya dengan Maxime Bouttier diberkahi Tuhan.

"Aku meminta maaf atas segala kesalahan yang pernah aku lakukan. Aku berharap ibu bisa memaafkanku dan memberikan restu untuk pernikahanku dengan Maxime, agar kami bisa memulai hidup baru dalam pernikahan," ujar Luna Maya dikutip dari kanal YouTube TS Media.

Sebagai bentuk bakti seorang anak kepada orang tua, Luna juga melakukan hal yang sangat menyentuh hati—membasuh kaki sang ibu.

Profil Desa Maya Waltaurd Maiyer: Wanita Hebat di Balik Kesuksesan Luna Maya
Ternyata, di balik penampilannya yang sederhana, Desa Maya memiliki kisah hidup yang luar biasa. Lahir sebagai wanita keturunan Austria, Desa Maya dulunya tinggal di Eropa dan sempat bekerja sebagai guru taman kanak-kanak di negara asalnya tersebut.

Setelah menikah dengan Uut Bambang Sugeng, pria keturunan Cirebon dan Bojonegoro, Desa Maya hijrah ke Indonesia. Pasangan ini dikaruniai tiga anak, yaitu Ismael Dully, Tipi Jabrik, dan tentu saja, Luna Maya.

Sayangnya, Uut Bambang Sugeng meninggal dunia saat Luna masih remaja. Meski begitu, Desa Maya tetap tegak dan berjuang keras untuk membesarkan ketiga anaknya dengan penuh cinta dan tanggung jawab.

Hidup di Bali, Berbisnis dengan Semangat Petualang
Saat ini, Desa Maya tinggal dan menjalani kehidupan di Pulau Dewata, Bali. Ia dikenal sebagai seorang pebisnis mandiri yang sukses. Tak hanya menjalankan bisnis penginapan dan warung makan, Desa Maya ternyata juga memiliki banyak lahan dan properti di berbagai wilayah strategis di Bali.

Luna Maya sendiri pernah membagikan cerita tentang kepemilikan tanah dan bangunan ibunya melalui kanal YouTube pribadinya pada tahun 2020 silam. Dalam video tersebut, Luna mengaku terkejut karena ternyata sang ibu memiliki banyak properti yang bahkan belum pernah ia kunjungi sebelumnya.

"Ini lagi di daerah Keramas, Gianyar, Bali. Ibu lagi bangun rumah lagi. Ini juga pertama kalinya aku ke tanah ini. Nggak pernah tahu, ternyata ada tanah dan lagi mau dibangun sama ibu," kata Luna dalam videonya.

Menurut Luna, Desa Maya memang gemar membeli tanah di lokasi-lokasi yang punya potensi besar di masa depan. Dan faktanya, banyak dari investasi tersebut kini sudah berkembang menjadi area yang ramai dan bernilai tinggi.

Sosok Ibu yang Mandiri, Sederhana, dan Peduli Lingkungan
Meskipun usianya telah mencapai 79 tahun, Desa Maya tetap tampil aktif dan mandiri. Ia tidak bergantung pada anak-anaknya, bahkan kerap terlihat menjalani aktivitas fisik seperti membersihkan lingkungan sekitarnya.

Salah satu hal yang membuat publik kagum adalah kecintaan Desa Maya terhadap alam. Ia sering terlihat melakukan aksi bersih-bersih pantai secara mandiri di Bali. Hal ini menunjukkan bahwa semangat peduli lingkungan tak mengenal usia.

Kepribadiannya yang sederhana, rendah hati, namun penuh semangat, membuat Desa Maya menjadi panutan bagi banyak orang, termasuk bagi ketiga anaknya.

Penutup: Warisan Nilai yang Menginspirasi
Kisah hidup Desa Maya Waltaurd Maiyer adalah bukti nyata bagaimana seorang ibu bisa menjadi tiang utama dalam keluarga. Dari pengalaman hidupnya yang penuh dinamika, ia berhasil membesarkan tiga anak menjadi individu yang sukses dan mandiri.

Di momen pernikahan Luna Maya, kehadiran Desa Maya bukan sekadar simbol keluarga, tapi juga wujud dukungan moral dan spiritual yang mendalam. Tangis haru yang ia tumpahkan menjadi representasi rasa syukur seorang ibu yang akhirnya melihat putrinya menemukan jalan hidup barunya.

Bagi masyarakat Indonesia, sosok Desa Maya adalah inspirasi akan kekuatan seorang wanita yang tetap tegak meski badai melanda, yang tetap peduli meski usia tak lagi muda, dan yang tetap rendah hati meski memiliki segalanya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru