Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026.
Pelemahan dipicu oleh sikap pelaku pasar yang beralih ke instrumen defensif atau aset yang lebih aman.
IHSG ditutup turun 124,08 poin atau 1,85 persen ke posisi 6.599,24.
Indeks LQ45 juga melemah 6,79 poin atau 1,03 persen ke level 651,09.
Sentimen Global dan Domestik Membebani
Pengamat Pasar Modal Reydi Octa mengatakan pelemahan IHSG dipicu kombinasi sentimen global dan domestik.
Dari global, pasar masih dibayangi sikap risk-off akibat ketidakpastian arah suku bunga Amerika Serikat, tensi geopolitik, serta tekanan di emerging market.
Dari dalam negeri, investor mencermati tekanan capital outflow, pelemahan rupiah, serta kekhawatiran terhadap likuiditas dan volatilitas saham tertentu.
Investor asing saat ini cenderung defensif, terutama pada saham big caps yang sebelumnya menjadi penopang indeks.
“Sebagian dana saat ini mulai beralih ke instrumen yang lebih defensif seperti obligasi pemerintah, emas, dolar AS, hingga saham-saham defensif berbasis dividen dan komoditas.
Investor cenderung mencari aset yang lebih aman,” ujar Reydi.
Ia menambahkan bahwa untuk pekan ini IHSG masih berpotensi bergerak volatil dengan kecenderungan sideways melemah.
Peluang technical rebound tetap terbuka apabila tekanan jual asing mulai mereda dan big caps perbankan kembali stabil.
Performa Sektoral dan Saham
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sebelas sektor melemah.
Sektor transportasi & logistik turun paling dalam sebesar 5,58 persen, diikuti sektor barang baku turun 5,30 persen, dan sektor industri turun 3,65 persen.
Saham-saham dengan penguatan terbesar antara lain DYAN, BLUE, BPTR, SMKL, dan GSMF. Sedangkan saham yang melemah tajam adalah DSSA, TPIA, APIC, KONI, dan WBSA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.570.311 kali transaksi. Jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 32,02 miliar lembar saham senilai Rp20,71 triliun.
Sebanyak 125 saham naik, 616 saham menurun, dan 79 saham stagnan.
Bursa Regional Bervariasi
Bursa saham regional Asia sore ini menunjukkan pergerakan beragam.
Indeks Nikkei melemah 1,08 persen, Shanghai turun 0,09 persen, dan Hang Seng melemah 1,11 persen.
Sementara itu, Straits Times menguat tipis 0,17 persen.