Taeyang – 'QUINTESSENCE'
Sangat sedikit artis veteran yang mampu berevolusi tanpa meninggalkan kualitas yang membuat mereka menarik. Taeyang terus menjadi salah satunya.
Ada filosofi tenang yang terselip dalam lirik, tetapi lagu ini tidak pernah terasa terbebani oleh pesannya.
Suaranya yang khas mengendarai dance track energik yang terasa seperti pengingat bahwa bertambah tua tidak berarti melambat.
ITZY – 'Motto' EP
'Motto' terasa seperti ITZY terhubung kembali dengan identitas aslinya. Daya tarik awal grup ini sederhana: bayangkan TWICE dengan sedikit lebih banyak sikap dan banyak adrenalin.
Energi itu kembali, tetapi telah matang bersama para anggota. Tahun-tahun pengalaman dan perpanjangan kontrak menambahkan feminitas halus tanpa mengorbankan kepercayaan diri yang mendefinisikan ITZY.
ZEROBASEONE – 'Ascend' EP
Kehilangan empat anggota pasti mengubah chemistry grup. Berpura-pura sebaliknya adalah kesalahan.
Sebaliknya, ZEROBASEONE membuat keputusan kreatif paling cerdas.
'TOP 5' meninggalkan suara yang lebih penuh dan cerah dari title track sebelumnya demi pengendalian.
Konsep ini condong ke maskulinitas yang lebih tenang dan dewasa yang belum pernah dieksplorasi grup sebelumnya.
Hasilnya, anggota yang hilang tidak pernah terasa seperti kekosongan. Mereka menjadi bagian dari rasa ruang yang disengaja dalam lagu.
Taeyong – 'WYLD'
Untuk sebagian besar durasinya, 'WYLD' hampir sempurna. Baitnya ramping, build-up ke chorus memuaskan, dan bridge-nya seksi tanpa usaha.
Namun, hook 'walalala' menghilangkan hampir semua ketajaman lagu. Aransemennya juga tidak membantu.
Dalam waktu kurang dari tiga menit, Taeyong melempar begitu banyak ide sehingga lagu mulai bersaing dengan dirinya sendiri.
I.O.I – 'I.O.I : LOOP' EP
Beberapa lagu tidak bergantung pada klimaks dramatis. Mereka membiarkan nostalgia bekerja.
'Suddenly' memasangkan lirik melankolis, topline indah, dan midtempo groove yang understated.