Layar yang Masih Salah Satu yang Terbaik
Layar AMOLED 6,59 inci dengan bezel sangat tipis tetap menjadi salah satu aspek favorit saya dari iQOO 15R.
Menonton YouTube, scrolling media sosial, mengedit foto, atau bermain game terasa menyenangkan.
Panelnya tajam, warna-warna cerah tanpa terlihat jenuh berlebihan, dan visibilitas di luar ruangan tidak pernah menjadi masalah.
Bahkan di bawah sinar matahari terik, saya jarang kesulitan membaca pesan atau menggunakan Google Maps.
Refresh rate 144Hz membuat interaksi sehari-hari terasa sangat mulus. Yang lebih penting, pengalaman ini tidak berubah setelah berbulan-bulan pembaruan perangkat lunak.
Animasi tetap halus, respons sentuhan sangat baik, dan pemindai sidik jari ultrasonik masih membuka kunci hampir seketika.
Performa yang Tak Kunjung Melambat
Jika ada satu alasan untuk membeli iQOO 15R bahkan sekarang, itu adalah performanya. Banyak ponsel Android mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan setelah beberapa bulan.
Untungnya, hal itu tidak terjadi pada iQOO 15R.
>>> Layar Selfie Bubble Oppo Kini Kompatibel dengan iPhone
Baik membuka banyak tab Chrome, mengedit gambar, beralih antar aplikasi media sosial, atau menangani pekerjaan yang sibuk, ponsel ini tetap responsif seperti hari pertama.
Bermain game tetap menjadi salah satu keunggulannya. BGMI, Call of Duty: Mobile, dan game berat lainnya berjalan mulus dengan frame rate yang konsisten.
Selama sesi game yang panjang, ponsel mengelola panas dengan baik berkat sistem pendinginnya.
Ponsel memang menjadi hangat, tetapi tidak sampai tidak nyaman dipegang atau mengalami throttling yang signifikan. Kejutan lain yang menyenangkan adalah haptiknya.
Setiap getaran, tekan keyboard, dan notifikasi terasa presisi, menambah pengalaman premium.
Pujian terbesar yang bisa saya berikan adalah: setelah empat bulan, saya tidak pernah merasa ponsel ini memperlambat aktivitas saya.