Microsoft kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2,5% dari total karyawannya. Informasi ini berasal dari sumber internal dan belum menjadi pernyataan resmi perusahaan.
Saat ini Microsoft memiliki sekitar 228.000 karyawan. PHK terakhir terjadi pada Juli 2025, saat perusahaan memangkas sekitar 4% tenaga kerja.
PHK kali ini akan mencakup berbagai departemen. Divisi penjualan, konsultasi, dan Xbox menjadi yang paling terdampak.
Kekhawatiran di Divisi Xbox
PHK di divisi Xbox menimbulkan kekhawatiran. Pasalnya, Microsoft telah menaikkan harga konsolnya untuk ketiga kalinya dalam setahun dengan alasan kenaikan biaya komponen.
Langkah ini bisa menjadi sinyal adanya masalah internal di divisi Xbox. Meski belum ada pernyataan resmi, strategi Microsoft mengikuti jejak raksasa teknologi lain.
Perusahaan-perusahaan besar mulai mengalihkan dana dari gaji ke belanja modal untuk pusat data AI dan chip.
Microsoft juga kerap menyebut bahwa Copilot dan agen AI membuat beberapa peran menjadi usang.
