unique visitors counter
⌂ Beranda News S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi, Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Mereda

S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi, Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Mereda

S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi, Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Mereda
S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi, Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Mereda
A A Ukuran Teks16px

Indeks S&P 500 melonjak ke rekor tertinggi pada Kamis, didorong oleh kenaikan saham Sandisk dan saham teknologi berat lainnya.

Data inflasi harga produsen yang tenang mendukung ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September.

>>> Sistem Desil Jadi Kunci Penentuan Prioritas Penerima Bantuan Sosial

Saham produsen chip memori Sandisk dan Micron Technology melonjak masing-masing 16 persen dan 6,7 persen.

Broadcom naik 1,3 persen dan Meta Platforms naik 2,8 persen.

Perkiraan kuat dari perusahaan seperti Microsoft dan Amazon dalam beberapa pekan terakhir telah mengurangi kekhawatiran investor tentang pengeluaran besar-besaran untuk pusat data AI.

Saham perusahaan cloud AI CoreWeave stagnan pada Kamis, setelah melonjak 19 persen sehari sebelumnya karena menaikkan perkiraan belanja modal tahunan.

"Boom teknologi yang didorong laba AI terus berlanjut," kata Jay Hatfield, CEO Infrastructure Capital Advisors di New York.

"Ini boom laba, bukan gelembung."

S&P 500 naik 0,56 persen ke 7.791,70 poin, turun dari level tertinggi sepanjang masa 7.816,70.

Nasdaq naik 0,73 persen ke 26.782,15 poin, sementara Dow Jones Industrial Average turun 0,01 persen ke 53.766,27 poin.

Delapan dari 11 sektor S&P 500 naik, dipimpin oleh real estat yang naik 1,18 persen, diikuti oleh layanan komunikasi yang naik 1,13 persen.

S&P 500 naik hampir 14 persen pada 2026, sementara Nasdaq naik 15 persen.

>>> Dukung Ruang Aman Anak, Pemprov DKI Hadiri Festival Pahlawan Anak

Saham Cisco Systems turun 9 persen setelah perkiraan pendapatan optimis dari pembuat peralatan jaringan itu gagal memuaskan investor dengan ekspektasi tinggi.

Iran dan Amerika Serikat tetap berselisih mengenai upaya menyetujui pengakhiran permanen perang Iran, menurut sumber senior Iran, sementara lalu lintas melalui Selat Hormuz yang vital tetap sangat berkurang.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot