unique visitors counter
⌂ Beranda › News › ASICS Sonicblast 2 Pakai Forked Astroplate, Pelat Garpu Ringan
News

ASICS Sonicblast 2 Pakai Forked Astroplate, Pelat Garpu Ringan

Sepatu lari ASICS Sonicblast 2 dengan teknologi Forked Astroplate
ASICS Sonicblast 2 Pakai Forked Astroplate, Pelat Garpu Ringan
A A Ukuran Teks16px

ASICS menghadirkan inovasi baru pada sepatu lari Sonicblast 2 melalui teknologi Forked Astroplate. Pelat berbentuk garpu ini dirancang untuk mengoptimalkan pengembalian energi sekaligus menghasilkan dorongan saat melangkah.

Forked Astroplate merupakan penyempurnaan dari generasi Astroplate sebelumnya. Versi terbaru ini hadir dengan bobot yang jauh lebih ringan.

Pelat tersebut dibuat dari material Pebax dan bekerja terintegrasi dengan sistem midsole. Mekanismenya memanfaatkan tekanan dari pijakan kaki pelari.

Energi yang diterima midsole dan pelat akan dikembalikan menjadi dorongan untuk langkah berikutnya. Hal ini meningkatkan responsivitas sepatu saat menyentuh permukaan jalan.

Kombinasi Midsole dan Material

Performa Forked Astroplate dipadukan dengan FF Turbo Squared. Teknologi midsole ini menggabungkan lapisan atas dan sistem Trampoline Pod.

Kombinasi tersebut menghadirkan bantalan yang sangat lembut namun tetap responsif. ASICS juga menyematkan FF Blast Max untuk menjaga kenyamanan jangka panjang.

Selain itu, Engineered Mesh Upper memastikan sirkulasi udara tetap optimal. Sonicblast 2 resmi menjadi bagian dari Rise & Shine Collection.

Koleksi ini mengusung filosofi gradasi warna matahari terbit. ASICS juga menawarkan lini lain seperti Superblast 3, Novablast 6, dan Megablast untuk kategori Bounce.

Ada pula Gel-Kayano 33 dan GT-2000 15 di kategori Stable. Untuk kategori Plush, tersedia Gel-Nimbus 28 dan Gel-Cumulus 28.

Jajaran teknologi teranyar tersebut turut dihadirkan dalam ajang Jakarta : Speed : Race 2026. Acara ini berlangsung di PIK 2 pada 26 September 2026.

Kompetisi lari bertempo cepat ini memasuki gelaran tahun kedua. Peserta kategori 5K ditantang melintasi garis finis di bawah 28 menit.

Selain itu, ada kategori baru 1 mile dengan cut-off time 10 menit. Ajang ini menjadi arena bagi pelari rekreasional hingga atlet elite Indonesia.

"Ajang lari 5K performance-based dan 1 mile race ini menjadi arena bagi para pelari rekreasional hingga atlet lari elite Indonesia untuk menunjukkan hasil terbaik hingga menginspirasi banyak orang untuk terus bergerak," kata President Director ASICS Indonesia, Yuya Sugiyama.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru