Prestasi tersebut semakin lengkap setelah Desa Sejahtera Astra Kemiren terpilih sebagai bagian dari The Best Tourism Village Upgrade Program 2025.
Selain mengembangkan sektor pariwisata, Astra juga memperluas pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan kelompok tani buah naga di Desa Sumbermulyo yang masih berada dalam kawasan Desa Sejahtera Astra Banyuwangi.
Program tersebut dijalankan Yayasan Astra bersama Yayasan Dharma Bhakti Astra melalui pendampingan yang dilakukan bersama Pusat Pengembangan UMKM.
Pendampingan meliputi penguatan organisasi kelompok tani, peningkatan kompetensi budidaya organik, perbaikan kualitas pascapanen sesuai standar offtaker, hingga membuka akses pemasaran dan pembiayaan.
Hasilnya, kelompok tani berhasil memperoleh sertifikasi Budidaya Organik. Produksi buah naga meningkat signifikan dari 316 ton pada 2021 menjadi 595 ton pada 2025.
Peningkatan produksi turut mendorong kenaikan omzet kelompok tani dari Rp1,9 miliar menjadi Rp11,9 miliar dalam periode yang sama.
Produk buah naga kini dipasarkan tidak hanya dalam bentuk buah segar, tetapi juga produk olahan seperti sale buah naga dan buah naga dehidrasi.
Produk hasil olahan tersebut bahkan telah menembus pasar ekspor ke Singapura dan Hong Kong.
Program Desa Sejahtera Astra menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals di Indonesia melalui pembangunan desa yang berkelanjutan.
>>> Lalu Lintas Minyak di Selat Hormuz Melonjak, AS Kirim 10 Juta Barel per Hari
Melalui kolaborasi bersama masyarakat, Astra berharap pelestarian budaya tidak hanya menjaga identitas lokal, tetapi juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas hidup, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.