Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengajak para petani untuk mengoptimalkan teknologi pertanian guna meningkatkan produktivitas dan mendukung swasembada pangan nasional.
Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Gerakan Tanam Padi Serentak Nasional seluas 50.000 hektare yang dipusatkan di Desa Sukalangu, Kecamatan Saketi, Jumat 3 Juli 2026.
>>> TotalEnergies Tawarkan Jutaan Barel Minyak Irak ke Asia
Kegiatan ini merupakan program nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah Indonesia sebagai bagian dari percepatan musim tanam untuk swasembada pangan berkelanjutan.
Bupati Dewi Setiani mengajak petani memanfaatkan momentum gerakan tanam serentak untuk mempercepat masa tanam, menerapkan teknologi budidaya tepat, serta menjaga kualitas hasil produksi.
"Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi pelopor modernisasi pertanian di Pandeglang, mengoptimalkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian, serta menjadi contoh bagi generasi muda untuk ikut membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern," ungkapnya.
>>> ETF Emas Siap Hadir, Buka Babak Baru Investasi di BEI
Menurutnya, Kabupaten Pandeglang bangga dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Gerakan Tanam Padi Serentak Nasional.
Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk terus meningkatkan kinerja sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian daerah.
Pada pelaksanaan kali ini, penanaman dilakukan di lahan seluas 134 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan: Cikeusik 50 hektare, Picung 30 hektare, Saketi 10 hektare, Pagelaran 5 hektare, Cibaliung 3 hektare, Cibitung 5 hektare, Sumur 3 hektare, Cisata 5 hektare, Pulosari 3 hektare, Munjul 12 hektare, Jiput 4 hektare, dan Cimanggu 4 hektare.
>>> Penyerangan Pedagang Buah di Tangerang, Dua Pelaku Ditangkap
Dewi berharap gerakan tanam tersebut mampu menjadi pemicu percepatan tanam di seluruh lahan yang telah disiapkan sehingga produktivitas pertanian terus meningkat dan memberikan kontribusi nyata terhadap target swasembada pangan nasional.