unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Kalender Jawa 2026 Lengkap: Weton, Pasaran, dan Hari Baik
News

Kalender Jawa 2026 Lengkap: Weton, Pasaran, dan Hari Baik

Kalender Jawa 2026 lengkap dengan weton dan pasaran
Kalender Jawa 2026 Lengkap: Weton, Pasaran, dan Hari Baik
A A Ukuran Teks16px

Kalender Jawa 2026 kini menjadi acuan penting bagi masyarakat yang ingin mengetahui weton, pasaran, dan hari baik sepanjang tahun.

Pergantian bulan Sura 1960 yang jatuh pada Rabu Kliwon, 17 Juni 2026, membuat banyak keluarga mulai menyusun rencana hajatan.

Banyak orang merasa kesulitan menentukan tanggal pernikahan, pindah rumah, atau buka usaha karena perhitungan weton dan neptu yang rumit.

Apalagi kalender Jawa 2026 mencakup dua tahun Jawa sekaligus, yaitu 1959 Dal di awal tahun dan 1960 Be sejak pertengahan Juni.

Berdasarkan data resmi Kementerian Agama dan lembaga falakiyah, setiap tanggal Masehi 2026 memiliki padanan pasti di penanggalan Jawa dan Hijriah.

Sistem ini dihitung dari Aboge-Asapon warisan Sultan Agung, sehingga urutan weton dan neptu dapat dipastikan akurat.

Apa Itu Kalender Jawa 2026?

Kalender Jawa 2026 adalah sistem penanggalan yang menggabungkan siklus tujuh hari Masehi dengan lima hari pasaran Jawa, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.

Gabungan keduanya membentuk weton, sedangkan nama bulannya mengikuti perhitungan Hijriah seperti Sura, Sapar, dan Mulud.

Sistem ini masih dipakai karena masyarakat Jawa mengandalkannya untuk menentukan hari baik. Mulai dari pernikahan, pindah rumah, syukuran, hingga membuka usaha baru, semua sering disesuaikan dengan hitungan neptu.

Perbedaan dengan Kalender Masehi dan Hijriah

Kalender Jawa 2026 berjalan beriringan dengan kalender Masehi dan Hijriah, tetapi memiliki siklus pasaran lima harian yang unik.

Kalender Masehi mengikuti peredaran matahari, Hijriah mengikuti bulan, sementara kalender Jawa menggabungkan keduanya lewat sistem tahun Jawa Islam.

Contohnya, 1 Januari 2026 jatuh pada 12 Rejeb 1959 Dal sekaligus 12 Rajab 1447 Hijriah, dengan weton Kamis Pon.

Tiga sistem ini berjalan bersamaan sepanjang tahun.

Tabel Awal Bulan Jawa Sepanjang 2026

Setiap pergantian bulan Jawa 2026 jatuh pada tanggal Masehi dan weton yang berbeda, mengikuti siklus 29 atau 30 hari.

Berikut rincian awal bulan Jawa yang tercatat resmi sepanjang 2026.

Ruwah: 2 Februari, Senin Kliwon, tahun 1959 Dal. Sawal: 20 Maret, Jumat Legi, 1959 Dal.

Sela: 19 April, Minggu Pahing, 1959 Dal. Besar: 18 Mei, Senin Kliwon, 1959 Dal.

Sura: 17 Juni, Rabu Kliwon, 1960 Be. Sapar: 17 Juli, Jumat Kliwon, 1960 Be.

Tanggal transisi ini menjadi patokan untuk mengetahui bulan Jawa pada momen tertentu. Awal bulan Sura sekaligus menandai tahun baru Jawa 1960 yang jatuh di pertengahan tahun Masehi.

Cara Menghitung Neptu dan Weton

Neptu dihitung dengan menjumlahkan nilai hari Masehi dan nilai pasaran Jawa pada tanggal yang sama.

Hasil penjumlahan ini menjadi dasar primbon Jawa untuk menilai karakter, jodoh, hingga hari baik.

Langkah-langkahnya: catat tanggal yang akan dihitung, cari nilai hari (Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9, Minggu 5), cari nilai pasaran (Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8), jumlahkan keduanya.

Hasilnya adalah neptu weton.

Sebagai contoh, Rabu Wage memiliki neptu 11 dari Rabu (7) dan Wage (4). Sementara Sabtu Pahing memiliki neptu 18, angka tertinggi dalam satu siklus weton.

Tanggal Baik untuk Pernikahan dan Pindah Rumah

Beberapa tanggal di kalender Jawa 2026 dianggap membawa keberkahan untuk hajatan besar berdasarkan primbon dan neptu tinggi. Penentuan ini perlu dicocokkan dengan weton kelahiran masing-masing individu.

Tanggal 5 Juli 2026 (Minggu Legi, neptu 10) cocok untuk pernikahan. 16 Juli (Kamis Pon, neptu 15) juga untuk pernikahan.

18 Juli (Sabtu Kliwon, neptu 17) untuk pernikahan. 13 Juli (Senin Pon, neptu 11) untuk buka usaha.

24 Juli (Jumat Legi, neptu 11) untuk pindah rumah. 4 Juli (Sabtu Pahing, neptu 18) adalah neptu tertinggi Juli.

Angka neptu tinggi bukan jaminan mutlak kelancaran acara. Faktor lain seperti weton kedua mempelai, wuku, dan kondisi keluarga juga perlu dipertimbangkan bersama sesepuh.

Tahun Baru Jawa 1960 dan Maknanya

Tahun baru Jawa 1960 dimulai pada 1 Sura, bertepatan dengan Rabu Kliwon, 17 Juni 2026.

Momen ini menandai pergantian dari tahun Dal ke tahun Be dalam siklus delapan tahunan windu Jawa.

Bulan Sura dikenal sakral dalam tradisi Jawa dan dianggap bukan waktu ideal untuk hajatan besar. Banyak daerah mengisinya dengan tirakatan, doa bersama, atau kirab pusaka.

Setelah Sura berakhir pada 16 Juli 2026, kalender Jawa memasuki bulan Sapar yang dimulai Jumat Kliwon, 17 Juli 2026.

Pergantian ini membuka kembali peluang menggelar acara pernikahan atau syukuran yang sempat ditunda.

Cara Mengecek Weton Kelahiran

Mengetahui weton kelahiran sendiri adalah langkah awal sebelum menghitung kecocokan jodoh atau hari baik.

Caranya: tentukan tanggal lahir Masehi, cocokkan dengan daftar weton harian di kalender Jawa 2026, catat hari dan pasaran, jumlahkan neptu, dan simpan hasilnya sebagai acuan primbon.

Cara ini juga berlaku untuk mengecek weton pasangan. Semakin dini diketahui, semakin mudah merancang rencana hajatan.

Kebiasaan mencocokkan weton diperkirakan akan terus bertahan meski generasi muda akrab dengan teknologi.

Kini banyak aplikasi dan situs yang mengonversi kalender Jawa 2026 secara otomatis, membuat tradisi ini tetap relevan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru