Taylor Swift kini menjadi sorotan dunia karena pernikahannya dengan pemain NFL, Travis Kelce. Namun, popularitasnya ternyata juga berdampak besar pada perekonomian suatu negara.
Fenomena ini bahkan sempat membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa cemas. Kekhawatiran itu muncul setelah Taylor Swift menggelar konser The Eras Tour di Singapura pada Maret 2024.
>>> Pertamina Tuntaskan Perampingan 31 Entitas hingga Semester I-2026
Konser yang berlangsung selama enam hari itu menarik banyak wisatawan Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perubahan signifikan pada tujuan wisata nasional.
Pada bulan yang sama, Malaysia menjadi tujuan utama wisatawan Indonesia dengan 29,95%. Singapura berada di posisi kedua dengan 17,26%, disusul Arab Saudi 16,99%.
>>> BNI Rayakan 80 Tahun dengan Program Promo 'Terus Ada, Ada Terus'
Angka ini menunjukkan bahwa konser Taylor Swift mampu mengalihkan minat wisatawan Indonesia ke Singapura. Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian serius pemerintah.
>>> Sempat Putus Sekolah Setahun, Randi dan Saudara Kembarnya Kembali Raih Harapan Lewat Sekolah Rakyat
Dampak ekonomi dari konser Taylor Swift tidak hanya dirasakan Singapura, tetapi juga menjadi pelajaran bagi negara lain. Popularitas seorang artis bisa memicu perputaran uang yang besar.
