Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) dipastikan akan membuka pendaftaran taruna baru pada tahun 2026. Kabar ini menjadi perhatian ribuan lulusan SMA yang ingin mengikuti pendidikan kedinasan gratis.
Poltekpin merupakan kampus kedinasan di bawah Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Kampus ini lahir dari penggabungan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi, dan kini fokus pada rumpun hukum terapan.
Kapan Poltekpin Dibuka 2026?
Poltekpin ditargetkan membuka pendaftaran pada semester kedua tahun 2026 melalui portal SSCASN Dikdin milik BKN.
Pengumuman resmi sempat diproyeksikan muncul akhir Maret, namun mundur ke pertengahan tahun karena proses migrasi kelembagaan.
Hingga awal Juli, belum ada tanggal pasti pembukaan pendaftaran. Calon pendaftar disarankan memantau akun Instagram @poltekpin_id untuk informasi terbaru.
Jurusan dan Kuota Poltekpin 2026
Poltekpin 2026 menyediakan empat program studi dengan total kuota awal sekitar 200 calon mahasiswa.
Keempat prodi tersebut meliputi Administrasi Hukum Umum, Perancangan Peraturan Perundang-undangan, Hukum Kekayaan Intelektual, dan Pembangunan Hukum.
Masing-masing prodi berjenjang Diploma dengan kuota 50 orang. Jumlah ini masih bersifat rencana awal dan dapat berubah sesuai pengumuman resmi.
Perbedaan Poltekpin dan Poltek Imipas
Poltekpin dan Poltek Imipas adalah dua kampus kedinasan berbeda hasil pemekaran Kementerian Hukum dan HAM.
Poltekpin berada di bawah Kementerian Hukum dengan fokus hukum terapan, sedangkan Poltek Imipas di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Banyak calon pendaftar keliru menganggap keduanya sama. Jika tertarik pada keimigrasian atau pemasyarakatan, pilihan tepat adalah Poltek Imipas.
Sebaliknya, jika minat pada hukum terapan seperti legal drafting, Poltekpin adalah pilihan yang sesuai.
Syarat Pendaftaran Poltekpin 2026
Syarat resmi belum dipublikasikan secara lengkap.
Namun berdasarkan pola seleksi sekolah kedinasan, syarat umum meliputi WNI, lulusan SLTA, usia 17-22 tahun, sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, belum menikah, dan bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia.
Calon pendaftar juga harus bebas narkoba dan tidak bertato. Syarat dapat berubah sesuai pengumuman resmi Kementerian Hukum.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Dokumen administrasi menjadi gerbang pertama seleksi.
Siapkan KTP elektronik, Kartu Keluarga, ijazah, akta kelahiran, surat lamaran bermaterai, surat keterangan belum menikah, SKCK, dan pas foto sesuai ketentuan.
Tahapan Seleksi Poltekpin 2026
Seleksi menggunakan sistem gugur bertahap.
Tahapannya meliputi pendaftaran online dan verifikasi berkas, SKD dengan CAT BKN, tes kesehatan dan kesamaptaan, psikotes, wawancara, dan pengumuman kelulusan akhir.
SKD terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi.
Cara Mendaftar Poltekpin 2026
Pendaftaran terintegrasi dengan portal SSCASN Dikdin BKN. Langkahnya meliputi pembuatan akun di dikdin.
bkn. go.
id, melengkapi data diri, memilih formasi prodi, dan mengunggah dokumen.