unique visitors counter
⌂ Beranda News Mendagri Serahkan Kendaraan Tangki Air Multifungsi untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tengah

Mendagri Serahkan Kendaraan Tangki Air Multifungsi untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tengah

Mendagri Serahkan Kendaraan Tangki Air Multifungsi untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tengah
Ilustrasi: Mendagri Serahkan Kendaraan Tangki Air Multifungsi untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tengah
A A Ukuran Teks16px

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan satu unit kendaraan tangki air multifungsi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Penyerahan dilakukan di Gayo Petro Hotel, Takengon, Aceh, pada Rabu, 8 Juli 2026.

>>> Polisi Temukan Brankas Berisi Uang Dolar di Kafe Cipete Terkait Korupsi PLN

Kendaraan ini diharapkan memperkuat pelayanan dasar masyarakat, termasuk distribusi air bersih, penanganan kebakaran, dan pembersihan lingkungan.

Tito memilih kendaraan berukuran lebih ringkas agar mampu menjangkau permukiman di kawasan pegunungan dengan akses jalan sempit dan berkelok.

"Bahkan bisa masuk ke permukiman. Kalau yang besar kan tidak bisa masuk.

in2

Kalau [untuk] daerah pegunungan [seperti ini lebih] cocok yang kecil kaya gini karena jalannya berkelok-kelok," ujar Tito dalam keterangan resmi.

Tito juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera.

Ia berharap kendaraan tersebut mendukung pelayanan masyarakat selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi, baik untuk kebutuhan air bersih maupun penanganan darurat.

>>> Apple dan Broadcom Perluas Kemitraan Produksi Chip Senilai Rp540 Triliun

Spesifikasi Kendaraan Tangki Air

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA menjelaskan, kendaraan tangki air memiliki kapasitas 4.000 liter.

Kendaraan ini dilengkapi sistem penyemprot bertekanan 3–4 bar yang mampu menjangkau hingga sekitar 30 meter.

Dengan spesifikasi tersebut, kendaraan dapat digunakan untuk mendistribusikan air bersih ke hunian sementara (huntara), membersihkan lingkungan terdampak bencana, dan membantu pemadaman kebakaran.

"Jadi untuk permukiman juga bisa digunakan. Juga bisa digunakan untuk memenuhi air di huntara," kata Safrizal.

Melalui dukungan sarana operasional ini, Satgas PRR dan Kemendagri berharap pelayanan dasar kepada masyarakat terdampak dapat berjalan lebih optimal.

>>> Backup Android Kini Kurangi Kuota Google, Ini Perubahan yang Perlu Diketahui

Upaya ini seiring percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot