Dompet digital kini tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran. OVO bersama Superbank menghadirkan OVO Nabung, sebuah rekening digital yang menggabungkan transaksi dan tabungan dalam satu aplikasi.
Hingga awal Mei 2026, layanan ini telah digunakan oleh lebih dari 2,3 juta pengguna. Angka ini menunjukkan minat masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang praktis dan menguntungkan.
>>> iPhone Ultra Dikabarkan Tetap Rilis Tepat Waktu Bersama iPhone 18 Pro
Head of Strategy, Integrated Marketing Communication OVO, Asep Haekal, mengatakan bahwa penggunaan e-wallet kini berkembang bukan hanya untuk transaksi, tetapi juga untuk menyimpan saldo.
"Melalui OVO Nabung by Superbank, kami ingin menghadirkan pengalaman finansial yang lebih relevan dengan rutinitas pengguna saat ini, yaitu praktis untuk bertransaksi, sekaligus memberikan manfaat tambahan dari saldo yang mereka miliki," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026).
Transaksi menggunakan OVO Nabung by Superbank di gerai offline seperti restoran, minimarket, dan toko kebutuhan sehari-hari meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, transaksi belanja online dan pembelian layanan digital seperti pulsa, paket data, dan digital goods tumbuh lebih dari dua kali lipat.
Aktivitas transfer antar pengguna juga meningkat hampir dua kali lipat.
>>> Bocoran Warna dan Harga Pixel Watch 5 Menjelang Peluncuran
Rek-Wallet: Saldo Tetap Bisa Dipakai Sekaligus Menghasilkan Bunga
Berbeda dengan e-wallet konvensional, OVO Nabung by Superbank mengusung konsep rek-wallet, yaitu rekening digital yang tetap dapat digunakan untuk bertransaksi sekaligus menawarkan manfaat seperti tabungan.
Pengguna dapat menikmati potensi bunga hingga 5 persen per tahun, bebas biaya top up, serta berbagai promo dan cashback tanpa harus memindahkan dana ke aplikasi lain.
Popularitas layanan ini sejalan dengan perubahan perilaku masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurut survei Jakpat 2026, satu dari dua Gen Z kini menyimpan uang di e-wallet yang mereka gunakan setiap hari.
>>> Apple Gagal Batalkan Status Gatekeeper di Bawah DMA Uni Eropa
Saldo tersebut dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, mulai dari transfer uang, belanja online, pembayaran tagihan, transaksi offline, layanan pesan-antar makanan, hingga transportasi.
