unique visitors counter
⌂ Beranda News Profil François Letexier, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Mesir Piala Dunia 2026
News

Profil François Letexier, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Mesir Piala Dunia 2026

Profil François Letexier, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Mesir Piala Dunia 2026
Profil François Letexier, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Mesir Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Kariernya terus menanjak lewat penunjukan sebagai wasit final UEFA Youth League 2019 antara Porto dan Chelsea.

Dua tahun berselang, ia dipercaya memimpin final Coupe de France 2021 antara Monaco melawan Paris Saint-Germain.

Puncak pengakuan datang saat UEFA menunjuknya sebagai wasit utama final Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris pada 14 Juli 2024.

Di usia 35 tahun, ia menjadi wasit termuda sepanjang sejarah yang memimpin final Piala Eropa.

Laga-Laga Besar yang Dipimpin François Letexier

Final UEFA Youth League: Porto vs Chelsea (2019). Final Coupe de France: Monaco vs PSG (2021).

Final Piala Super Eropa: Manchester City vs Sevilla (2023).

>>> Dibekuk saat Beraksi, Dua Pelaku Curanmor Pasrah Diborgol Polisi

Final Coupe de France: Lyon vs PSG (2024). Final UEFA Euro 2024: Spanyol vs Inggris (2024).

Final Europa League: Freiburg vs Aston Villa (2026). Babak 16 Besar Piala Dunia: Argentina vs Mesir (2026).

Profesi Lain di Luar Lapangan Hijau

Di luar dunia sepak bola, Letexier berprofesi sebagai ahli hukum sekaligus juru sita pengadilan di kota Rennes.

Pekerjaan ini menuntut ketelitian tinggi dan kemampuan mengambil keputusan cepat di bawah tekanan.

Kombinasi dua profesi ini membuat gaya kepemimpinannya di lapangan terasa berbeda. Ia dikenal tenang, tegas, dan jarang terpancing emosi meski suasana pertandingan memanas.

Kontroversi di Piala Dunia 2026

Pada 7 Juli 2026, Letexier memimpin laga 16 besar Piala Dunia antara Argentina dan Mesir di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta.

Laga berakhir dramatis dengan kemenangan Argentina 3-2.

Keputusan wasit soal gol yang dianulir memicu protes keras dari kubu Mesir. Gol kedua Mesir yang dicetak Mostafa Zico pada menit ke-58 dianulir lewat pemeriksaan Video Assistant Referee.

📰 Update Terbaru