unique visitors counter
⌂ Beranda News Cara Daftar KUR BRI 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Biar Langsung Cair

Cara Daftar KUR BRI 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Biar Langsung Cair

Cara Daftar KUR BRI 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Biar Langsung Cair
Ilustrasi: Cara Daftar KUR BRI 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Biar Langsung Cair
A A Ukuran Teks16px

Mendaftar KUR BRI 2026 kini bisa dilakukan secara online melalui HP tanpa harus antre di kantor cabang.

Program kredit bersubsidi ini menawarkan bunga rendah mulai 3% hingga 6% per tahun dengan plafon hingga Rp500 juta.

>>> Tiga Pekerja Tewas saat Bersihkan Sumur Bor PDAM di Cipayung

Banyak pelaku UMKM yang ragu mengajukan karena khawatir prosesnya rumit.

Padahal, penolakan sering terjadi akibat data KTP tidak sinkron dengan Dukcapil atau alamat usaha sulit ditemukan saat survei.

Pemerintah terus memperbarui skema bunga berjenjang dan validasi SLIK OJK. Memahami aturan terbaru sebelum mengajukan sangat penting agar dana modal usaha bisa cair lebih cepat.

in2

Apa Itu KUR BRI 2026?

KUR BRI 2026 adalah program kredit subsidi pemerintah yang disalurkan Bank Rakyat Indonesia untuk membantu UMKM mendapatkan modal kerja atau investasi.

Bunga yang ditawarkan jauh lebih ringan dibanding kredit komersial biasa.

Hingga akhir Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp84,36 triliun atau 46,87% dari total alokasi tahun ini yang mencapai Rp180 triliun.

Jaringan unit BRI yang luas hingga pelosok daerah memudahkan akses pembiayaan.

Jenis dan Plafon KUR BRI 2026

BRI membagi KUR menjadi tiga skema: KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil. Masing-masing memiliki plafon dan bunga berbeda sesuai segmen usaha.

KUR Super Mikro: plafon Rp1 juta–Rp10 juta, bunga 3% per tahun, tenor maksimal 3 tahun.

KUR Mikro: plafon Rp10 juta–Rp100 juta, bunga 6% per tahun (berjenjang hingga 9%), tenor maksimal 5 tahun.

KUR Kecil: plafon Rp100 juta–Rp500 juta, bunga 6% per tahun, tenor maksimal 5 tahun.

Bunga berjenjang berlaku untuk KUR Mikro dan KUR Kecil di sektor non produksi. Pengajuan pertama 6%, kedua 7%, ketiga 8%, keempat dan seterusnya 9% per tahun.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot