Apple dilaporkan masih belum menentukan pilihan antara liquid metal atau teknologi 3D printing untuk sistem engsel ponsel lipat pertamanya, yang diperkirakan akan bernama iPhone Ultra.
Informasi ini disampaikan oleh pembocor Fixed Focus Digital. Menurutnya, Apple memiliki dua opsi untuk membuat layar iPhone Ultra hampir tanpa bekas lipatan.
>>> Redmi Note 17 Resmi Punya Layar 7 Inci OLED dan Baterai 8000mAh
Sebelumnya, Apple diperkirakan akan memproduksi ponsel lipat dalam jumlah terbatas karena krisis memori. Karena itu, perusahaan disebut akan menggunakan engsel berbahan liquid metal.
Liquid metal adalah paduan logam amorf khusus yang digunakan pada mekanisme engsel.
Berbeda dengan logam tradisional yang memiliki struktur kristal kaku, material ini mendingin menjadi 'kaca metalik' yang tidak beraturan.
Sifat tersebut memberikan elastisitas tinggi, ketahanan gores, dan kemampuan untuk kembali ke bentuk aslinya.
Namun, jika Apple berhasil menegosiasikan pasokan dan biaya memori dengan pemasok, produksi dapat ditingkatkan dan beralih ke teknologi 3D printing.
Pasalnya, pembuatan engsel liquid metal lebih rumit dan sulit dibandingkan menggunakan 3D printing.
>>> BSNL Luncurkan Telepon Satelit untuk Area Tanpa Sinyal, Harganya Rp 26 Juta
Keputusan mengenai sistem engsel akan diambil Apple pada akhir Juli, menurut sumber tersebut.
Klaim lain menyebutkan bahwa layar iPhone Ultra akan serata Oppo Find N6. Oppo Find N6 menggunakan engsel Titanium Flexion generasi kedua yang dibuat dengan teknologi 3D Liquid Printing.
Proses ini menggunakan pemindaian laser untuk menemukan celah kecil di permukaan, lalu mengisinya dengan tetesan fotopolimer.
Oppo membangun Find N6 di sekitar kubah engsel paduan titanium dan Dome Memory Glass, dan menyebutnya sebagai layar lipat paling rata yang tersedia.
Ponsel tersebut juga telah mendapatkan sertifikasi lipatan mulus Rheinland dari Jerman, dan tahan hingga 600.000 kali lipatan.
>>> Bocoran Kapasitas Baterai Oppo Find N7 Muncul
Mengenai harga, model dasar iPhone Ultra dikabarkan akan dibanderol mulai 2.299 hingga 2.399 dolar AS, hampir dua kali lipat harga iPhone 17 Pro Max saat ini.
