Perbedaan Pra MPLS dan MPLS
Pra MPLS dilaksanakan pada akhir pekan sebelum hari pertama sekolah, sedangkan MPLS dimulai pada hari pertama tahun ajaran baru.
>>> Saham Emiten CPO Terbang Berkat Mandatori B50
Durasi Pra MPLS hanya satu hari, sementara MPLS berlangsung tiga hari berturut-turut.
Sifat kegiatan Pra MPLS lebih teknis dan koordinatif, sedangkan MPLS bersifat edukatif dan pembinaan karakter. Perlengkapan yang dibawa saat Pra MPLS lebih sedikit dibanding MPLS.
Dari sisi regulasi, Pra MPLS merupakan kebijakan mandiri sekolah, sedangkan MPLS diatur resmi oleh Kemendikdasmen. Pra MPLS adalah tahap pembuka MPLS, sedangkan MPLS adalah program inti pengenalan sekolah.
Tujuan Pra MPLS bagi Siswa Baru
Tujuan Pra MPLS bersifat teknis dan koordinatif, yaitu menyiapkan siswa baru sebelum masuk ke rangkaian MPLS. Sesi ini membuat siswa lebih tenang karena sudah tahu gambaran kegiatan.
Beberapa tujuan konkret Pra MPLS meliputi membagi siswa ke dalam kelompok, mengenalkan wali kelas dan guru pendamping, menyampaikan tata tertib, mendata perlengkapan wajib, dan mengurangi rasa cemas.
Orang tua juga diuntungkan karena bisa memahami aturan sekolah lebih awal, seperti jam masuk dan ketentuan seragam.
Tujuan MPLS Menurut Kemendikdasmen
MPLS bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara menyeluruh, mulai dari fasilitas, program belajar, hingga budaya sekolah.
Program ini juga menumbuhkan karakter positif.
Tujuan resmi MPLS mencakup mengenal sarana dan prasarana, menumbuhkan motivasi belajar, mengembangkan interaksi positif, menanamkan kejujuran dan kemandirian, serta membentuk kedisiplinan.
Keterlibatan guru sebagai pengawas utama menjadi syarat mutlak agar tujuan ini tercapai. Sekolah yang serius biasanya menyiapkan evaluasi di akhir kegiatan.
Kegiatan yang Dilakukan Saat Pra MPLS
Kegiatan Pra MPLS dirancang ringan supaya siswa tidak langsung terbebani.
>>> Xiaomi 18 Pro Dikabarkan Gunakan Chip 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6
Tahapan umum meliputi upacara pembukaan singkat, perkenalan kepala sekolah, pembagian kelompok, sosialisasi tata tertib, pengumpulan dokumen, dan latihan yel-yel.
