Kepala badan keamanan tertinggi Iran, Mohammad Bagher Zolghadr, menyatakan bahwa Iran akan membalas setiap serangan terhadap infrastrukturnya, termasuk dengan menyerang Israel.
Pernyataan itu disampaikan pada Jumat di tengah meningkatnya kembali pertempuran antara Iran dan Amerika Serikat pekan ini.
>>> Pakar: Penerimaan Negara Idealnya Ditopang Pajak, Bukan PNBP
"Setiap serangan terhadap infrastruktur akan dibalas, dan rezim Zionis kriminal yang bertanggung jawab atas kekejaman ini tidak akan aman dari respons para pejuang kami," kata Zolghadr dalam pernyataan yang disiarkan TV pemerintah.
Pertempuran antara AS dan Iran kembali memanas pekan ini, menjadi baku tembak paling signifikan sejak kedua pihak menandatangani nota kesepahaman pada 17 Juni.
Nota tersebut bertujuan memformalkan gencatan senjata April dan memandu perundingan untuk mengakhiri perang secara tuntas.
Militer AS melancarkan serangan berat pada Rabu hingga Kamis malam, dengan menyebut telah menargetkan 90 lokasi militer.
Namun, Republik Islam Iran menuduh Washington juga menargetkan infrastruktur sipil untuk mengalihkan perhatian dari pemakaman pemimpin tertinggi Ali Khamenei.
>>> Inspirasi Yel-Yel MPLS 2026 Terbaru, Kompak dan Bikin Kelompok Makin Solid
Menurut Iran, jembatan dan jalur kereta api antara ibu kota Teheran dan kota kelahiran Khamenei, Mashhad, tempat ia dimakamkan pada Kamis, terkena serangan.
Otoritas Iran mengatakan 17 orang tewas dalam serangan AS.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa Netanyahu berbicara dengan presiden AS pada Kamis, yang memberitahunya tentang langkah-langkah terbaru Amerika di Teluk.
Pada Kamis malam, media pemerintah Iran melaporkan serangan AS-Israel terhadap markas militer dekat Bushehr, tempat satu-satunya pembangkit nuklir sipil Iran berada.
>>> Ide Lomba 17 Agustus untuk Ibu-Ibu 2026, Seru dan Bikin Kampung Heboh
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan Israel siap melanjutkan kampanye militernya melawan Iran jika diperlukan, dan berjanji melakukannya "dengan kekuatan yang lebih besar."
