Penembakan di dekat festival jalanan di Toronto pada Sabtu (11/7) malam menewaskan dua pria dan melukai empat orang lainnya.
Polisi awalnya mengeluarkan peringatan penembak aktif, namun kemudian memastikan bahwa insiden itu adalah baku tembak antara dua orang yang saling membidik.
>>> AS, Inggris, dan 12 Negara Lain Tegaskan Keputusan Arbitrase 2016 di Laut China Selatan
Wakil Kepala Polisi Toronto Frank Barredo mengatakan petugas menemukan dua senjata api di lokasi kejadian.
Penembakan dilaporkan terjadi pukul 20.12 waktu setempat di dekat persimpangan St. Clair Avenue West dan Arlington Avenue, tempat berlangsungnya festival Salsa on St. Clair.
Hingga konferensi pers larut malam, belum ada tersangka yang ditangkap. Barredo mengonfirmasi kedua korban tewas adalah pria.
“Ada kekhawatiran tentang penembak aktif. Ternyata bukan itu masalahnya,” kata Barredo.
Namun, kedua pelaku penembakan “secara membabi buta membahayakan banyak orang.”
Valerie Rodriguez, yang sedang duduk di luar restoran terdekat, menceritakan bahwa orang-orang tiba-tiba berteriak dan berlari. “Sekelompok orang menyuruh kami berbaring di lantai,” katanya.
“Kami ketakutan karena tidak tahu persis apa yang terjadi.”
Patsy Gutierrez, seorang pedagang festival, mengatakan dia melihat “gelombang besar” orang melarikan diri saat melayani pelanggan. “Semua orang mulai panik dan kami berhenti melayani,” ujarnya.
>>> Komedian Temon Meninggal Dunia, Ini Momen Terakhir yang Jadi Sorotan
“Saya rasa hal seperti ini tidak seharusnya terjadi di acara-acara seperti ini.”
Polisi dalam jumlah besar masih berada di sekitar festival, yang merupakan perayaan tahunan budaya Amerika Latin yang menarik ribuan orang ke lingkungan St. Clair West di Toronto untuk musik live, dansa, makanan, dan pertunjukan budaya.
Wali Kota Toronto Olivia Chow menyatakan kemarahannya.
