Pusat Meteorologi Nasional China mengumumkan bahwa Topan Bavi telah melemah menjadi badai tropis kuat pada Minggu (12/7) pagi, setelah sebelumnya menerjang daratan di Provinsi Zhejiang.
Badai diprediksi akan berbelok ke arah timur laut di wilayah timur Anhui pada 13 Juli, sebelum bergerak menuju Laut Kuning bagian utara dan berubah menjadi siklon ekstratropis.
>>> Penembakan Dekat Festival Jalanan di Toronto Tewaskan 2 Orang, 4 Luka
Hujan lebat diperkirakan mengguyur Fujian, Zhejiang, Jiangxi, Anhui, Jiangsu, Shandong, dan sebagian wilayah timur laut China hingga 14 Juli.
Prakirawan cuaca memperingatkan risiko tinggi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi. Beberapa titik di Anhui, Zhejiang, dan Jiangxi berpotensi dilanda hujan ekstrem.
>>> AS, Inggris, dan 12 Negara Lain Tegaskan Keputusan Arbitrase 2016 di Laut China Selatan
Angin kencang juga dikhawatirkan mengganggu jalur pelayaran, aktivitas lepas pantai, dan budidaya perikanan di sepanjang pesisir timur China.
China Central Television (CCTV) melaporkan bahwa Bandara Pudong dan Hongqiao di Shanghai membatalkan 653 jadwal penerbangan domestik dan internasional pada 12 Juli.
>>> ESDM Tugaskan Badan Usaha Pasok 212 Juta Ton Batu Bara ke PLN
Jumlah pembatalan itu mencakup hampir 30% dari total seluruh jadwal penerbangan di kedua bandara utama akibat dampak badai.
