unique visitors counter
⌂ Beranda News China Siaga Hadapi Topan Bavi yang Picu Hujan Lebat Meluas

China Siaga Hadapi Topan Bavi yang Picu Hujan Lebat Meluas

China Siaga Hadapi Topan Bavi yang Picu Hujan Lebat Meluas
Ilustrasi: China Siaga Hadapi Topan Bavi yang Picu Hujan Lebat Meluas
A A Ukuran Teks16px

Topan besar dan berkekuatan dahsyat bergerak menuju China, membawa hujan lebat dan angin kencang. Otoritas Provinsi Zhejiang menetapkan status tanggap darurat tertinggi.

Topan Bavi, topan kesembilan tahun ini, berada sekitar 489 kilometer dari lepas pantai Wenzhou pada pukul 09.00 waktu setempat, 11 Juli.

>>> 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Juli 2026, Spek Mumpuni untuk Gaming Harian

Kecepatan angin maksimum berkelanjutan mencapai Level 14, menurut stasiun televisi pemerintah CCTV.

Dikategorikan sebagai topan kuat, Bavi diperkirakan mendarat di antara Cangnan dan Sanmen di Provinsi Zhejiang sebelum tengah malam.

Topan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 30-35 kilometer per jam.

in2

Status Darurat Tertinggi

Pemerintah Provinsi Zhejiang menetapkan status tanggap darurat topan Level I, tingkat tertinggi, mulai berlaku pukul 11.00 waktu setempat pada 11 Juli.

Bavi diperkirakan membawa angin sangat kencang, hujan deras, dan gelombang tinggi hingga 12 Juli.

>>> Hari Pajak Nasional 14 Juli: Sejarah dan Dasar Hukum Peringatannya

Pemerintah daerah diberi kewenangan untuk menghentikan kegiatan luar ruangan, pekerjaan, kegiatan belajar-mengajar, operasional bisnis, layanan transportasi, serta lalu lintas jalan jika diperlukan.

Dampak di Taiwan

Topan Bavi juga diperkirakan membawa hujan lebat di sebagian besar wilayah Taiwan pada Sabtu.

Wilayah sekitar Taipei diperkirakan menerima curah hujan hingga 350 milimeter dalam 24 jam, menurut Central Weather Administration.

Taiwan telah menghentikan perdagangan di bursa sahamnya, sementara perkantoran di kota-kota besar ditutup pada Jumat. Lebih dari 900 penerbangan menuju dan dari pulau itu dibatalkan untuk akhir pekan.

>>> Kortastipidkor Tahan Tersangka DR dalam Kasus Pencucian Uang

Perusahaan listrik milik negara, Taiwan Power Company, mengatakan lebih dari 150.000 rumah tangga di Taiwan mengalami pemadaman listrik.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot