unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Istri Beber Momen Terakhir sebelum Temon Meninggal Dunia

Istri Beber Momen Terakhir sebelum Temon Meninggal Dunia

Istri Beber Momen Terakhir sebelum Temon Meninggal Dunia
Ilustrasi: Istri Beber Momen Terakhir sebelum Temon Meninggal Dunia
A A Ukuran Teks16px

Detik-detik kritis mulai terjadi saat waktu sarapan tiba.

Temon yang belum sempat mengonsumsi makanan apa pun mendadak mengeluhkan rasa nyeri yang hebat di bagian dadanya setelah meminum sedikit teh hangat.

"Belum, baru minum teh hangat doang. Minta roti juga belum sempat saya bikinin.

Pas dia keluar, sudah langsung ngeluh sakit di dadanya. Minum teh sedikit, saya tanya, 'Sudah mendingan enggak?

>>> Thunderobot Zero Air 16 Racing Edition: Laptop Gaming Ringan dengan RTX 5070

Kita ke rumah sakit.'"

in2

"Kalau sudah ngeluh, berarti dia emang udah nggak bisa nahan sakitnya," ungkapnya.

Perjalanan Terakhir ke Rumah Sakit

Di tengah kepanikan, Temon masih memperlihatkan kekuatan fisiknya dengan berjalan sendiri menuju kendaraan yang akan membawanya ke fasilitas kesehatan, sembari memegangi sang istri.

Sepanjang perjalanan, ia berupaya menahan rasa sakit di dada dan kepala sambil mengingatkan istrinya untuk mengabarkan pembatalan janji temu kepada salah satu rekannya.

"Almarhum jalan sendiri, cuma pegangan sama saya. Masuk ke mobil pun enggak ada yang sulit, biasa aja.

Ngomong pun biasa, cuma ya memang nahan sakit di dada sama di kepala. Saya pijitin, saya bawain minyak angin," cerita Mae.

"Enggak ada ngeluh gimana-gimana, cuma kasih tahu suruh hubungin ini dan itu, ada satu orang yang dia sudah ada janji.

Saya bilang, 'Enggak usah mikirin kayak gitu, fokus Abangnya sembuh aja, acara masih lama,'" kenangnya.

Percakapan tersebut ternyata menjadi momen terakhir Mae bersama sang suami.

Kenangan Manis Sang Istri

Di balik kepergian yang mendadak, ia mengenang sosok Temon sebagai figur kepala keluarga yang luar biasa dan selalu berhasil menghadirkan tawa di dalam rumah.

Ia menyebut suaminya adalah sosok penyayang yang sudah dikenalnya sejak berusia 18 tahun saat mendiang masih berkarier sebagai penyiar radio.

"Buat saya sama anak saya, mungkin orang tahunya Mas Temon itu gimana, tapi kalau buat saya dia selalu bisa bikin saya ketawa.

Sekesel apa pun saya, dengan omongan dia sedikit pun pasti udah bikin saya ketawa," ucap Mae.

"Dia suami yang hebat. Walaupun di mata orang lain pendapatnya banyak, tapi buat saya dia selalu ada.

Buat dia, sebuah kebahagiaan kalau melihat saya bisa ketawa. Sama anaknya juga dia ngajarin komedi.

>>> BTS Bikin Fans Buru Restoran Korea di London Usai Konser

Mudah-mudahan dia tenang," tutup Mae.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot