Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi membantah anggapan bahwa bahan bakar B50 dapat mempercepat kerusakan filter kendaraan.
Menurut Eniya, hasil uji coba justru menunjukkan performa filter lebih tahan lama dibandingkan saat menggunakan bahan bakar konvensional.
>>> Gegana dan Densus 88 Tak Temukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Buru Pengirim Ancaman
"Sama sekali tidak [gampang rusak]. Pihak Gaikindo bahkan terkejut dengan hasilnya.
Biasanya filter kendaraan diganti per 10.000 kilometer, namun dengan B50, kendaraan baru perlu ganti filter setelah berjalan 27.000 kilometer," ujar Eniya dikutip dari kanal YouTube resmi Kementerian ESDM, Senin (13/7/2026).
>>> Pemprov Pastikan Penanganan Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Berjalan Cepat, Siswa Dipulangkan
Eniya menambahkan bahwa daya tahan ini tidak hanya terjadi pada kendaraan penumpang, tetapi juga terbukti di sektor industri berat.
Di sektor pertambangan, efisiensi penggantian suku cadang meningkat berkali-kali lipat.
>>> China Perkuat Cengkeraman Mineral Lewat Entitas Investasi Baru
Filter yang biasanya diganti per 250 jam, kini kuat hingga 500 jam, bahkan dites sampai 1.000 jam tanpa masalah.
