Google akan mengizinkan toko aplikasi pihak ketiga tersedia melalui Google Play Store di Amerika Serikat mulai pekan depan.
Kebijakan ini merupakan hasil akhir dari sengketa hukum selama enam tahun antara Google dan Epic Games.
>>> OnePlus Tidak Hanya Hengkang dari AS, tapi Juga dari India
Pada 2020, Epic menggugat Google atas dugaan monopoli dalam distribusi aplikasi Android dan layanan tagihan dalam aplikasi.
Juri memenangkan Epic, namun proses banding berlangsung hingga kedua perusahaan mencapai kesepakatan pada 2025.
Kesepakatan awal mengharuskan toko pihak ketiga disetujui Google dan diinstal melalui sideloading.
Kini, menurut laporan The Verge, Google dan Epic membatalkan kesepakatan itu. Mulai 22 Juli, toko aplikasi pihak ketiga bisa diinstal langsung dari Google Play Store untuk pengguna AS.
Meski tetap ada proses persetujuan, langkah ini memudahkan pengguna yang tidak nyaman dengan sideloading.
>>> Keuntungan Pre-order Samsung Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8 Berkurang
Dampak bagi Pengembang dan Pengguna Global
Untuk pasar global, Google tetap menjalankan program Registered App Stores dengan biaya layanan lebih rendah.
Biaya pembelian dalam aplikasi akan turun menjadi 20% dan biaya langganan berulang menjadi 10%.
Pengembang juga bebas menggunakan sistem tagihan pihak ketiga.
Jika memilih sistem Google Play, mereka akan membayar biaya lebih rendah, yakni 5% di EEA, Inggris, dan AS.
>>> iPhone yang Dibeli dengan Pembiayaan Operator di AS Kini Terkunci ke Operator Tersebut
Perubahan ini sudah berlaku di beberapa wilayah, dengan tenggat global akhir September 2027.

