Topi polo menjadi aksesori yang mudah dipadukan dengan busana harian. Namun, hasil akhirnya sangat bergantung pada kesesuaian model dengan bentuk wajah pemakainya.
Model yang sedang tren belum tentu memberi proporsi seimbang pada setiap orang. Selain bentuk wajah, tipe topi, ukuran lingkar kepala, dan material juga menentukan kenyamanan saat dipakai.
>>> IHSG Melesat 1,1% ke 6.175, Bursa Asia Lainnya Tertekan Harga Minyak
Kenali Bentuk Wajah sebelum Pilih Model
Mengenali bentuk wajah membantu mempersempit pilihan sejak awal. Wajah bulat, persegi, dan lonjong memiliki karakteristik berbeda, sehingga memerlukan pendekatan yang berbeda pula.
Untuk wajah bulat, topi dengan pet lurus dapat memberi kesan tegas sehingga proporsi terlihat lebih seimbang.
Wajah persegi umumnya lebih cocok dengan visor melengkung karena garis rahang terlihat lebih lembut.
Sementara itu, wajah lonjong sebaiknya menghindari mahkota yang terlalu tinggi agar wajah tidak terkesan makin memanjang.
Jika masih ragu, mencoba beberapa bentuk secara langsung tetap menjadi cara paling akurat.
Sesuaikan Tipe Topi dengan Aktivitas Harian
Setelah bentuk wajah diketahui, langkah berikutnya adalah menentukan tipe topi berdasarkan kebutuhan pemakaian. Setiap model memiliki fungsi yang berbeda, sehingga pilihan sebaiknya disesuaikan dengan aktivitas utama Anda.
Model baseball cap dianggap paling fleksibel karena mudah dipadukan dengan berbagai busana harian.
>>> Pembatasan Beli BBM Bersubsidi Dinilai Hanya Perburuk Antrean
Jika Anda membutuhkan perlindungan lebih dari sinar matahari, bucket hat bisa menjadi alternatif karena visornya melingkar penuh.
Adapun dad hat dengan mahkota rendah memberikan kesan santai dan tidak terlalu menonjol, sehingga sesuai untuk tampilan kasual.
Ukur Lingkar Kepala sebelum Tentukan Ukuran
Ukuran topi yang tepat sangat penting untuk kenyamanan. Sebelum membeli, ukur lingkar kepala menggunakan meteran jahit atau tali yang kemudian diukur dengan penggaris.
