>>> Dua Rumah Tak Layak Huni di Pandeglang Belum Diperbaiki, Kades Minta Perhatian
Gerakan Cockroach yang Satir
Para pemimpin Cockroach Janata Party (CJP), yang meluncurkan gerakan protes, mengatakan mereka tidak akan mengakhiri demonstrasi sampai menteri pendidikan mengundurkan diri.
Sesuai dengan gaya satir gerakan ini, pendirinya, Abhijeet Dipke, merespons dengan mengunggah meme Pradhan dengan keterangan, 'Hai, namaku Nothing.'
Gerakan Cockroach dimulai sebagai kampanye satir online pada bulan Mei. Kemudian aksi ini beralih ke jalanan pada bulan Juni melalui protes kecil di berbagai kota.
Gerakan ini mendapat momentum setelah aktivis terkemuka Sonam Wangchuk bergabung dalam demonstrasi dan memulai mogok makan yang telah berlangsung lebih dari tiga minggu.
Polisi memindahkan Wangchuk ke rumah sakit pada akhir pekan lalu.
Bagi banyak anak muda India, protes ini menjadi salah satu ekspresi perbedaan pendapat yang terlihat di negara di mana demonstrasi terhadap pemerintah Modi telah menyebabkan tindakan keras terhadap aktivis, tokoh oposisi, dan protes publik.
Pertumbuhan gerakan yang cepat melampaui kelompok mahasiswa mencerminkan frustrasi yang lebih luas di kalangan anak muda India.
Hal ini juga menggemakan tren yang lebih luas di Asia Selatan, di mana anak muda telah mendorong gerakan anti-pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.
Gerakan ini juga mendapatkan pengikut dari semua kalangan usia di India karena kekhawatiran tentang akuntabilitas pemerintah, pengangguran, dan kesempatan ekonomi.
India memiliki salah satu populasi termuda di dunia, dengan jutaan orang memasuki pasar tenaga kerja yang kesulitan menciptakan lapangan kerja yang aman dan bergaji baik.
Meskipun pertumbuhan ekonomi cepat selama bertahun-tahun, banyak anak muda mengatakan prospek mereka tidak membaik.
>>> Menyamar Jadi Kurir Ekspedisi, Polisi Tangkap 2 Terduga Pengedar Narkoba di Tangerang
Sebagai salah satu blok pemilih terbesar di negara ini, pemuda India bisa menjadi kekuatan politik yang semakin penting menjelang pemilu mendatang.
