K-Heritage House, venue pameran warisan Korea yang digelar bersamaan dengan Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO ke-48 di Busan, mencatat lebih dari 70.000 pengunjung dalam enam hari pertama.
Menurut Korea Heritage Service (KHS), sebanyak 72.143 orang mengunjungi paviliun di BEXCO Exhibition Hall 1 pada 20-25 Juli, dengan rata-rata lebih dari 10.000 pengunjung per hari.
>>> K-Music Festival Kembali ke London dengan Edisi ke-13 yang Lebih Luas
Puncak kunjungan terjadi pada Sabtu, 24 Juli, dengan 19.385 orang masuk dalam sehari, angka tertinggi sejak pembukaan.
Empat Tema dan Atraksi Populer
Paviliun seluas dua lapangan sepak bola ini menampilkan 45 stan dari 35 institusi dengan empat tema: warisan melalui teknologi canggih, warisan budaya takbenda hidup, masa lalu-sekarang-masa depan warisan, dan pengalaman interaktif.
Lonjakan pengunjung membuat panitia menutup antrean masuk lebih awal sekitar pukul 15.00 pada Sabtu demi keselamatan.
Atraksi paling populer adalah "Heritage: Timeless Time", pameran imersif dari Korea Heritage Agency yang menggunakan layar media setinggi 9 meter dan elemen seni kinetik, selalu menarik antrean panjang.
Aula promosi kampanye kunjungan warisan nasional menarik 11.513 pengunjung, sementara demonstrasi langsung kerajinan tradisional oleh maestro warisan budaya takbenda dihadiri 11.081 orang.
>>> Taman Air Seoul: Dari Tepi Sungai hingga Alun-Alun Kota
Program interaktif Living Intangible Heritage juga sangat diminati, dengan sesi harian yang selalu habis terjual. Pengunjung menyaksikan perajin mendemonstrasikan teknik seperti tatahan mutiara dan pertukangan kayu halus.
Penjualan merchandise juga melonjak.
Toko pop-up K-Heritage yang menjual barang budaya terinspirasi warisan nasional mencatat penjualan kumulatif lebih dari 146 juta won (sekitar Rp1,7 miliar) dalam lima hari.
Pameran ini diselenggarakan bersama oleh 35 institusi, termasuk KHS, Arsip Nasional Korea, dan Pemerintah Kota Busan, menampilkan pameran dan program interaktif tentang aset budaya dan sejarah Korea.
Paviliun buka setiap hari pukul 10.00 hingga 18.00 hingga Rabu, saat sidang komite berakhir.
>>> Kepala Warisan UNESCO Puji Kepemimpinan Global Korea dalam Pelestarian Budaya
Pejabat memperkirakan jumlah pengunjung akan terus meningkat dan telah menyiapkan langkah tambahan untuk keamanan dan pengendalian massa.
