unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Kepala Warisan UNESCO Puji Kepemimpinan Global Korea dalam Pelestarian Budaya

Kepala Warisan UNESCO Puji Kepemimpinan Global Korea dalam Pelestarian Budaya

Kepala Warisan UNESCO Puji Kepemimpinan Global Korea dalam Pelestarian Budaya
Ilustrasi: Kepala Warisan UNESCO Puji Kepemimpinan Global Korea dalam Pelestarian Budaya
A A Ukuran Teks16px

Direktur Pusat Warisan Dunia UNESCO, Lazare Eloundou Assomo, memberikan apresiasi tinggi kepada Korea Selatan atas peran aktifnya dalam pelestarian warisan budaya global.

Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan The Korea Times di sela-sela Sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO di Busan, Jumat (26/7).

>>> Pertunjukan Warisan Kontemporer Korea Meriahkan Busan

Ini merupakan pertama kalinya Korea Selatan menjadi tuan rumah pertemuan bergengsi tersebut.

Sidang Bersejarah di Busan

"Sidang Komite Warisan Dunia ini sangat penting dan bersejarah karena ini yang pertama kali diadakan di Republik Korea," ujar Eloundou Assomo.

Ia menambahkan bahwa kehadiran di Busan menunjukkan komitmen Korea terhadap kerja sama dengan UNESCO, khususnya di bidang warisan dunia.

Dalam sidang tersebut, Komite Warisan Dunia meminta Jepang untuk sepenuhnya mencerminkan "seluruh sejarah" di Tambang Emas Pulau Sado, termasuk kerja paksa masa perang warga Korea.

Eloundou Assomo menekankan bahwa keputusan komite didasarkan pada konsensus dan tanggung jawab bersama, bukan paksaan sepihak.

"Yang penting adalah keputusan yang diambil komite melayani kepentingan atau mencerminkan harapan semua pihak terkait," jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa UNESCO berfungsi melalui kepatuhan sukarela dan dialog berkelanjutan.

Jepang diwajibkan menyerahkan laporan State of Conservation (SOC) pada Desember 2027 untuk memantau interpretasi sejarah situs tersebut.

Tantangan di Sekitar Jongmyo

Eloundou Assomo juga menyoroti tekanan pembangunan perkotaan di sekitar Kuil Jongmyo di Seoul, salah satu situs Warisan Dunia pertama Korea.

>>> Chollipo Arboretum: Kebun Raya Pertama di Korea yang Membiarkan Tumbuhan Tumbuh Alami

Ia menekankan perlunya keseimbangan antara infrastruktur modern dan pelestarian warisan budaya dengan mengikuti standar internasional dan Penilaian Dampak Warisan (HIA).

UNESCO telah bekerja sama dengan Badan Warisan Korea (KHS) yang meminta kajian dampak terkait rencana pembangunan menara di dekat Jongmyo.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot