Pemerintah Rusia menyatakan akan mencabut larangan ekspor solar (diesel) setelah kondisi pasar kembali pulih.
Hal ini disampaikan Wakil Perdana Menteri Alexander Novak kepada wartawan di Omsk, Siberia, Sabtu (26/7/2026).
>>> Perang Iran Meluas ke Laut Merah dan Kaspia, Teluk Tenang Saat AS Hentikan Serangan
Menurut Novak, pencabutan larangan ekspor solar dilakukan untuk mencegah kilang menghadapi kelebihan pasokan yang dapat memaksa mereka mengurangi volume pengolahan.
Pernyataan tersebut dikutip dari Interfax.
Larangan Ekspor Bensin Diperpanjang
Sementara itu, untuk bensin, Novak mengatakan pemerintah memutuskan memperpanjang larangan ekspor, baik bagi produsen maupun nonprodusen, hingga akhir tahun.
>>> Sempat Diperingatkan, Wanita Muda Tewas Tertabrak KRL di Bojonggede
Langkah ini diambil sebagai upaya mengatasi kelangkaan bahan bakar di dalam negeri.
Rusia mengalami krisis pasokan bahan bakar secara nasional pada musim panas ini. Sejumlah wilayah membatasi penjualan bensin dan solar setelah Ukraina meningkatkan serangan terhadap kilang minyak Rusia.
>>> Satu Tewas dalam Bentrokan di Jalan Tambak Menteng, Berawal dari Cekcok Warung Nasi Uduk
Sebagai respons, pemerintah menerapkan berbagai langkah, termasuk larangan ekspor bahan bakar. Pembatasan yang berlaku saat ini dijadwalkan berakhir pada 31 Juli.
