Presiden Prabowo Subianto meminta Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam setiap pengambilan keputusan di sektor keuangan.
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai kebijakan itu berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
>>> Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kyushu Jepang, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Menurutnya, KSSK adalah forum regulator yang menjaga stabilitas sistem keuangan, sedangkan Danantara adalah pengelola investasi dengan kepentingan bisnis.
>>> Tak Ada Jembatan, Siswa SDN Padahayu 2 Seberangi Sungai Cipunten demi Sekolah
"Ketika pelaku investasi ikut dalam forum yang membahas informasi paling sensitif mengenai kondisi sistem keuangan, potensi konflik kepentingan menjadi sulit dihindari," kata Yusuf, Selasa (28/7/2026).
>>> Diduga Sakit, Sopir Taksi Online Meninggal Saat Antar Penumpang di Kebayoran Baru
Ia menambahkan, informasi yang seharusnya hanya untuk kepentingan stabilitas berisiko menimbulkan masalah tata kelola jika diakses oleh pihak yang memiliki kepentingan investasi.
