Indian Oil Corp. mengubah strategi pengadaan minyak mentahnya secara drastis.
Pada kuartal April–Juni, perusahaan pelat merah India itu membeli sebagian besar minyak mentah dari pasar spot.
Langkah ini dipicu oleh konflik AS-Iran yang mengganggu pasokan dari Timur Tengah.
Gejolak geopolitik tersebut memaksa negara importir minyak terbesar di kawasan itu meninggalkan strategi pengadaan jangka panjang yang selama ini diandalkan.
Direktur Keuangan Indian Oil, Anuj Jain, mengungkapkan bahwa perusahaan memperoleh 84% minyak mentahnya melalui pembelian spot. Pernyataan ini disampaikan dalam panggilan analis pada Sabtu.
Selain itu, ketergantungan Indian Oil pada minyak mentah Rusia meningkat hingga 54% dari total impor selama kuartal II-2026.
Hal ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam bauran pasokan perusahaan.
