Bermain game di HP Android seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan.
Namun, pengalaman tersebut bisa terganggu ketika perangkat mulai mengalami lag, frame rate turun, atau respons layar terasa lambat.
>>> Honor Play 11 Pro Resmi Meluncur dengan OLED 1,5K dan Baterai Jumbo 7.000mAh
Kondisi seperti ini biasanya terjadi ketika beban kerja CPU dan GPU terlalu tinggi, RAM terbatas, suhu perangkat meningkat, atau koneksi internet tidak stabil.
Kabar baiknya, pengguna tidak selalu membutuhkan aplikasi tambahan atau akses root untuk meningkatkan performa Android saat bermain game.
Ada sejumlah pengaturan sederhana yang dapat dilakukan agar perangkat bekerja lebih optimal.
Dengan beberapa langkah berikut, permainan bisa terasa lebih responsif dan FPS menjadi lebih stabil.
Aktifkan Game Mode atau Game Turbo
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan fitur gaming bawaan smartphone. Saat ini, banyak produsen Android sudah menyediakan mode khusus untuk bermain game.
Pada perangkat Xiaomi dan POCO, misalnya, tersedia Game Turbo. Sementara itu, Samsung memiliki Game Booster, sedangkan OPPO dan realme menyediakan Game Space.
Beberapa perangkat vivo juga dilengkapi Game Assistant.
Fitur tersebut umumnya dirancang untuk memberikan prioritas lebih besar terhadap sumber daya perangkat ketika game sedang berjalan.
>>> Cha Eun-woo Ajukan Banding Usai Bayar Pajak Rp 9 Miliar
Selain itu, beberapa mode gaming juga menyediakan fitur tambahan seperti pemblokiran notifikasi, pembersihan memori, pengaturan sensitivitas layar, hingga pemantauan FPS.
Karena itu, sebelum memainkan game berat, pastikan fitur gaming bawaan tersebut sudah aktif.
Gunakan Mode Performa Tinggi
Selain Game Mode, sejumlah HP Android menawarkan pilihan mode performa. Pengaturan ini biasanya dapat ditemukan melalui menu baterai atau pengaturan perangkat.
Jika tersedia, pengguna dapat memilih mode seperti Performa Tinggi atau High Performance.
Dengan begitu, perangkat dapat memberikan sumber daya lebih besar untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan tenaga pemrosesan tinggi.
Namun, ada konsekuensinya. Mode performa tinggi biasanya membuat konsumsi baterai meningkat dan suhu perangkat lebih cepat naik.
Oleh sebab itu, fitur ini sebaiknya digunakan ketika bermain game berat dan tidak perlu terus-menerus diaktifkan untuk penggunaan sehari-hari.
>>> Backlash Ungkap Risiko Kreator Konten Solo
Kurangi Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang
Aplikasi yang tetap aktif di latar belakang dapat menggunakan RAM, CPU, koneksi internet, bahkan baterai. Akibatnya, sumber daya yang seharusnya digunakan untuk game menjadi terbagi.
