Mobil listrik kerap dianggap lebih cepat mengalami kerusakan pada komponen kaki-kaki dibandingkan mobil bermesin bensin atau diesel.
Anggapan tersebut muncul karena kendaraan listrik umumnya memiliki bobot yang lebih besar akibat penggunaan baterai berkapasitas tinggi.
>>> Kelebihan dan Kekurangan FF Advance Server yang Perlu Diketahui
Meski demikian, para ahli menilai anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Daya tahan kaki-kaki kendaraan tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, bukan semata-mata karena bobot kendaraan.
Bobot Mobil Listrik Memang Lebih Besar
Baterai menjadi komponen terberat pada mobil listrik sehingga bobot total kendaraan umumnya lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional dengan ukuran yang sama.
>>> Rekap Mandiri PPPK Sekolah Rakyat 2026: Cara Cek Hasil CAT dan Alur
Beban tambahan tersebut membuat sistem suspensi, ban, dan komponen kaki-kaki bekerja lebih keras selama kendaraan digunakan.
>>> Cimahi Darurat Tramadol, Gubernur Jabar Ingatkan Wali Kota
Produsen Sudah Menyesuaikan Desain Suspensi
Meski lebih berat, mobil listrik tidak menggunakan sistem kaki-kaki yang sama persis dengan mobil konvensional.
