Penipuan online kerap meminta korban mentransfer uang ke rekening bank atau dompet digital tertentu.
Sebelum mengirim uang, masyarakat dapat memeriksa lebih dulu apakah nomor rekening tersebut pernah dilaporkan terkait dugaan tindak pidana.
Pemerintah menyediakan layanan resmi CekRekening. id untuk keperluan pengecekan sekaligus pelaporan rekening mencurigakan.
Langkah Cek Nomor Rekening di CekRekening.id
Pengecekan dapat dilakukan secara online melalui situs resmi CekRekening. id.
Pertama, akses situs tersebut melalui browser, lalu pilih menu "Periksa Rekening".
Pada halaman layanan, pilih menu pemeriksaan dan lanjutkan dengan opsi "Cek Sekarang".
Tentukan jenis akun yang ingin diperiksa, apakah rekening bank atau e-wallet.
Masukkan data rekening dengan memilih nama bank, kemudian isi nomor rekening sesuai kolom yang tersedia.
Setelah semua data terisi, tekan tombol "Periksa" dan tunggu sistem menampilkan hasil pencarian.
Jika rekening pernah dilaporkan terkait penipuan atau tindak pidana, sistem dapat menampilkan status dan riwayat pelaporannya.
Jika belum pernah dilaporkan, sistem akan menampilkan keterangan "Rekening belum pernah dilaporkan dan didaftarkan".
Namun, rekening tanpa laporan tidak otomatis terbukti aman karena database bergantung pada laporan yang masuk.
Karena itu, tetap periksa identitas penjual, detail transaksi, dan informasi lain sebelum mengirim uang.
Cara Melaporkan Rekening yang Diduga untuk Penipuan
Masyarakat yang menemukan atau mengalami transaksi mencurigakan dapat melaporkannya melalui CekRekening. id.
Siapkan informasi dan bukti yang diperlukan, lalu buka situs CekRekening. id melalui browser.
Pilih menu "Laporkan Rekening" pada halaman layanan.
Masukkan data rekening atau akun yang digunakan, termasuk nama bank atau penyedia e-wallet dan nomornya.
Lengkapi biodata terlapor jika diketahui, seperti nama, nomor telepon, dan kategori tindak pidana yang dilaporkan.
Isi data pelapor dengan identitas dan informasi kontak sesuai formulir yang tersedia.
Tulis kronologi kejadian secara lengkap, termasuk tanggal dan waktu kejadian, agar laporan mudah dipahami.
Unggah bukti pendukung yang relevan, misalnya bukti transfer, tangkapan layar percakapan, atau dokumen lain yang diminta.
Setelah semua informasi dan bukti dilengkapi, periksa kembali data lalu kirim laporan dengan klik "Laporkan Rekening".
Informasi mengenai rekening, identitas terlapor, kronologi, dan bukti transaksi diperlukan untuk membantu proses penanganan laporan.