unique visitors counter
⌂ Beranda News Waspadai Stroke di Usia Muda, Kenali Gejalanya Sejak Dini

Waspadai Stroke di Usia Muda, Kenali Gejalanya Sejak Dini

Waspadai Stroke di Usia Muda, Kenali Gejalanya Sejak Dini
Ilustrasi: Waspadai Stroke di Usia Muda, Kenali Gejalanya Sejak Dini
A A Ukuran Teks16px

Stroke sering dianggap sebagai penyakit orang tua. Padahal, kondisi ini juga bisa menyerang usia muda, termasuk mereka yang tampak sehat dan aktif.

Gangguan pada pembuluh darah otak sering berkembang tanpa gejala jelas. Banyak orang baru menyadari setelah stroke terjadi.

>>> 8 Misteri yang Belum Terjawab di Ending Agent Kim Reactivated

Pemeriksaan kesehatan berkala menjadi kunci pencegahan, terutama bagi individu dengan faktor risiko tertentu.

Faktor Risiko Stroke pada Usia Muda

Dokter Spesialis Saraf Mayapada Hospital Tangerang, dr. Tri Wahyudi, Sp.

N, FINS, FINA, menjelaskan bahwa stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu akibat sumbatan atau pecahnya pembuluh darah.

Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan jaringan otak jika tidak segera ditangani.

Stroke pada usia muda dipengaruhi berbagai faktor, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, pola hidup kurang sehat, hingga kelainan pembuluh darah otak yang tidak selalu bergejala.

dr. Tri menegaskan, seseorang tidak bisa hanya mengandalkan perasaan sehat untuk menilai risiko stroke. Evaluasi sejak dini membantu mengidentifikasi potensi gangguan dan menentukan langkah pencegahan yang tepat.

Faktor risiko tidak hanya berasal dari penyakit kronis, tetapi juga kelainan pembuluh darah yang tidak disadari.

Oleh karena itu, orang yang merasa sehat tetap perlu memahami kondisi kesehatannya melalui evaluasi medis.

Pemeriksaan kesehatan juga dianjurkan bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga stroke. Langkah ini membantu dokter mengidentifikasi risiko lebih awal sehingga pencegahan dapat dilakukan sesuai kondisi pasien.

Pemeriksaan MRI untuk Deteksi Dini

Salah satu pemeriksaan penunjang untuk mengevaluasi pembuluh darah otak adalah Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Pemeriksaan ini mencakup Magnetic Resonance Angiography (MRA) untuk menilai pembuluh darah arteri dan Magnetic Resonance Venography (MRV) untuk mengevaluasi pembuluh darah vena.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru
stikibot