Fenomena cuaca ekstrem El Nino Godzilla masih berdampak di Kabupaten Tangerang. Sedikitnya 13 kecamatan mengalami krisis air bersih.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyebut dampak ini dirasakan sejak Mei 2026. Kondisi diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026.
>>> Serangan Rudal dan Drone Rusia di Wilayah Kyiv Tewaskan 15 Orang
Kekeringan panjang memicu berbagai masalah. Di antaranya kekurangan air bersih, kebakaran, dan potensi gagal panen di lahan pertanian.
Taufik menjelaskan, 13 kecamatan yang terdampak meliputi Legok, Tigaraksa, Jambe, Panongan, Rajeg, Kronjo, Curug, Kelapa Dua, Cikupa, Sukadiri, Balaraja, Mekar Baru, dan Pagedangan.
>>> Cara Buat Email Baru Terbaru 2026, Mudah dan Aman
Krisis ini melanda 64 desa atau kelurahan. Sebanyak 1.565 keluarga atau 6.260 jiwa terdampak kekeringan.
BPBD berkoordinasi dengan instansi terkait seperti PMI, Perkim, PDAM, dan swasta. Bantuan air bersih didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
>>> 11 Cara agar FYP di TikTok dan Konten Jadi Viral, Ini Tipsnya
Taufik menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan pihak lain memastikan kebutuhan air terpenuhi. "Alhamdulillah seluruhnya air terpenuhi," pungkasnya.
