Samsung memamerkan berbagai teknologi memori dan penyimpanan di ajang Future of Memory and Storage (FMS) 2026 di Santa Clara, California.
Tiga belas tahun setelah memperkenalkan V-NAND pertama, Samsung menjadi yang pertama meluncurkan BV-NAND V10.
>>> Motorola Rilis Beta Android 17: Fitur Baru dan Perubahan Utama
BV-NAND V10 adalah memori flash dengan lebih dari 400 lapisan.
Teknologi ini memanfaatkan teknologi bonding canggih untuk menumpuk sel memori.
V10 meningkatkan kepadatan memori sekitar 58 persen dibandingkan V9.
Jumlah lapisan yang lebih tinggi memberikan performa baca, tulis, dan I/O yang lebih baik.
Efisiensi daya juga meningkat.
zHBM untuk AI
Samsung juga memperkenalkan zHBM, solusi proprietary yang menjanjikan performa sekitar delapan kali lipat dari HBM5.
zHBM mengandalkan keahlian wafer bonding Samsung.
Teknologi ini dapat mencapai kepadatan memori 10 kali lipat dari HBM5 dan melipatgandakan efisiensi energi.
zHBM dirancang untuk ditumpuk di atas akselerator AI, bukan ditempatkan di sampingnya di papan.
>>> Redmi Note 17 Pro vs OnePlus Nord CE 6: Perbandingan Spesifikasi, Harga, dan Kamera
Hal ini meminimalkan jarak yang harus ditempuh sinyal data, memungkinkan kecepatan lebih tinggi dan efisiensi energi unggul.
Inovasi Lain
Samsung juga memperkenalkan zNAND-O, memori flash generasi berikutnya yang dibangun di atas teknologi V-NAND.
Perusahaan mengembangkan versi 4 dan 8 lapisan.
zNAND-O menjanjikan efisiensi ruang tinggi, performa I/O lebih baik, dan latensi lebih rendah dibandingkan NAND biasa.
zNAND-O ditujukan untuk edge AI, sementara zHBM untuk pelatihan dan inferensi AI di cloud.
Selain itu, Samsung memamerkan LPDDR5X-PIM, RAM LPDDR pertama dengan Processing-In-Memory (PIM).
PIM melakukan sebagian pemrosesan data di dalam memori sebelum mengirim hasil ke prosesor.
Ini meningkatkan bandwidth dan efisiensi daya.
Presentasi utama berjudul "Driving the Wave of AI Revolution: 3D Innovations in Memory & Storage Architecture" disampaikan oleh Jin-Yub Lee dan Kyungryun Kim.
>>> SpaceX Siap Masuki Pasar Telekomunikasi AS, Tantang AT&T, T-Mobile, dan Verizon
Mereka memaparkan ide Samsung untuk memaksimalkan performa sistem AI dan efisiensi daya.
