Langkah Rabu itu datang beberapa minggu setelah AS menjatuhkan sanksi terhadap 50 orang dan perusahaan yang terkait dengan kartel, termasuk González.
Sanksi tersebut membekukan aset dan memblokir transaksi keuangan AS dengan pihak-pihak yang disebutkan.
Kartel ini dianggap yang terbesar di Meksiko, dengan kehadiran di 21 dari 32 negara bagian. Operasinya telah meluas ke beberapa negara, termasuk AS.
Administrasi Trump telah meningkatkan tekanan pada pemerintah Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum untuk menindak lebih keras kartel, bahkan mengancam aksi militer terhadap kelompok-kelompok tersebut.
Di antara mereka yang didakwa dalam dakwaan yang baru dibuka adalah mantan menantu Oseguera Cervantes, Julio Alberto Castillo Rodriguez, dan Hugo Gonzalo Mendoza Gaytan, yang oleh pihak berwenang digambarkan sebagai anak baptis mantan pemimpin tersebut.
Semua terdakwa didakwa dengan pelanggaran perdagangan narkoba dan senjata api.
>>> Kemenkeu Tunda Pajak E-Commerce Domestik, Fokus Jaga Daya Beli
"Ini adalah perjuangan melawan CJNG yang baru saja kita mulai, dan kita tidak akan mundur," kata Terrance Cole, kepala Badan Penegakan Narkoba AS (DEA), kepada wartawan.
