PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025.
Peningkatan tersebut terjadi di tengah proses transformasi perusahaan dan perubahan tata kelola BUMN melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
>>> Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini, 6 Agustus 2026
Berdasarkan laporan perusahaan, BKI membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun sepanjang 2025. Angka ini meningkat 13,6 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,3 triliun.
Selain pendapatan, perusahaan juga mencatat pertumbuhan laba operasi inti sebesar 27,67 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan tersebut turut mendorong peningkatan operating profit margin dari 19,44 persen menjadi 21,84 persen.
Sementara itu, arus kas dari aktivitas operasional tumbuh 51,76 persen. Hal ini mencerminkan peningkatan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari kegiatan bisnis utamanya.
>>> RKAB Berbasis Royalti Dinilai Picu Moral Hazard dan Monopoli
Efisiensi Operasional Terus Ditingkatkan
Selain mencatat pertumbuhan pendapatan, BKI juga melaporkan peningkatan efisiensi operasional. Rasio efisiensi kas operasional meningkat dari 15,38 persen menjadi 20,54 persen.
Peningkatan tersebut menunjukkan efektivitas perusahaan dalam mengelola sumber daya sekaligus menciptakan nilai tambah dari aktivitas operasional.
Pencapaian ini menjadi salah satu indikator penguatan fundamental bisnis di tengah transformasi yang sedang dijalankan perusahaan.
>>> Benny Christian Sihombing Kerja di Mana? Rekam Jejak Dokter yang Minta Maaf
Seiring perubahan struktur pengelolaan BUMN melalui Danantara, BKI menyatakan terus mempertajam fokus bisnis sebagai perusahaan yang bergerak di bidang klasifikasi dan statutoria kapal.

