Di tengah teriknya musim panas, Everland di Yongin, Provinsi Gyeonggi, menghadirkan pengalaman magis melalui Festival Kunang-kunang Malam Pertengahan Musim Panas.
Ribuan kunang-kunang menerangi area hutan yang gelap, menciptakan pemandangan seperti hutan fantasi bercahaya.
>>> Penari Solo Korea dari Mariinsky Ballet Siap Perankan Pangeran di 'Swan Lake'
Pengunjung diajak turun ke ruang pameran bawah tanah yang gelap, di mana ribuan kunang-kunang beterbangan dengan cahaya hijau keemasan.
Suasana hening hanya diiringi kicauan serangga malam, memberikan ketenangan dan kekaguman bagi setiap orang yang hadir.
Keajaiban Kunang-Kunang
Kim Jin-mok, penjaga kebun binatang yang mengawasi tempat perlindungan kunang-kunang, menjelaskan bahwa kunang-kunang membawa lentera kecil di perutnya.
Betina memiliki satu organ cahaya, sedangkan jantan memiliki dua.
"Cahaya ini adalah bahasa kelangsungan hidup. Berfungsi sebagai peringatan bagi predator, permohonan pertahanan, dan nyanyian cinta untuk menarik pasangan di kegelapan," ujarnya.
Ia juga menyebut kunang-kunang sebagai indikator lingkungan yang hanya bisa hidup di ekosistem yang masih alami.
Sejak dibuka pada 24 Juli, pengalaman kunang-kunang ini telah memikat sekitar 30.000 pengunjung dalam dua minggu pertama.
Festival ini menjadi tempat pelarian bagi mereka yang ingin melepas penat dari teriknya matahari dan menemukan kembali rasa kagum seperti masa kecil.
Konservasi dan Safari Malam
Everland telah meneliti konservasi kunang-kunang selama puluhan tahun. Setelah berhasil membiakkan mereka di penangkaran pada 1998, resor ini mengumpulkan pengalaman khusus selama 28 tahun.
Habitat ini dibuka untuk umum sejak 2017, memberikan pelajaran ekologi bagi anak-anak dan pelarian romantis bagi orang dewasa.
Salah satu pengunjung berbagi, "Saya meneteskan air mata melihat cahaya mereka. Ini sesuatu yang tidak pernah Anda lihat di tengah gemerlap kota."
