unique visitors counter
⌂ Beranda News Sungai Cihaur Tercemar, DLH KBB Belum Umumkan Perusahaan yang Diduga

Sungai Cihaur Tercemar, DLH KBB Belum Umumkan Perusahaan yang Diduga

Sungai Cihaur Tercemar, DLH KBB Belum Umumkan Perusahaan yang Diduga
Sungai Cihaur Tercemar, DLH KBB Belum Umumkan Perusahaan yang Diduga
A A Ukuran Teks16px

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengaku telah mengantongi identitas perusahaan yang diduga menjadi sumber pencemaran Sungai Cihaur di Kampung Pangkalan, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang.

Meski demikian, DLH KBB belum membuka identitas perusahaan tersebut kepada publik.

>>> Bantuan Beras 3 Bulan Disalurkan ke 184 Ribu Warga Surabaya

Hal ini memunculkan tanda tanya di tengah kekhawatiran warga yang sebelumnya menemukan aliran cairan berwarna merah, berbusa, dan berbau tidak sedap masuk ke Sungai Cihaur.

Pemeriksaan Lapangan dan Pengambilan Sampel

Kepala Bidang Tata Kelola Lingkungan Hidup DLH KBB, Ilmi Royan Galih Surya, mengatakan pemeriksaan lapangan telah dilakukan bersama Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) DLH KBB dan PPLH DLH Provinsi Jawa Barat pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

"Sudah diperiksa dan kita cek ke lokasi di hari Sabtu 8 Agustus 2026. Tim PPLH kami bersama tim PPLH Provinsi langsung ke lapangan," kata Galih.

Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan perusahaan yang diduga berkaitan dengan pencemaran Sungai Cihaur.

>>> Korsleting Listrik Diduga Biang Kerok Dua Kebakaran di Depok

Namun, identitas perusahaan tersebut belum disampaikan kepada masyarakat dengan alasan kewenangan penanganan berada di tangan PPLH DLH Jawa Barat.

"Sudah ada suspect-nya. Pada intinya kami juga kantongi perusahaan yang terduga buang limbah ke sana," ucapnya.

Petugas juga telah mengambil sampel dari tiga titik untuk mengungkap sumber dan tingkat pencemaran.

>>> Tantangan Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras Viral, MUI Depok Diminta Bersikap

Sampel diambil dari bagian hulu sebelum lokasi pencemaran, bagian hilir setelah titik pencemaran, serta saluran pembuangan atau outlet perusahaan yang diduga menjadi sumber limbah.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot