Artinya, sekitar 82 persen grup bubar dalam satu dekade.
Ada perbedaan mencolok antara boy group dan girl group. Boy group rata-rata bertahan 5,11 tahun, sedangkan girl group hanya 3,13 tahun.
Studi ini mengaitkan perbedaan tersebut dengan kecenderungan boy group yang memiliki penggemar yang membeli album, tiket konser, dan merchandise secara berulang, sementara girl group lebih bergantung pada pengakuan publik, pendapatan streaming, dan acara.
Waktu debut juga berpengaruh.
Grup yang debut antara 2006 dan 2010 memiliki tingkat kelangsungan hidup terbaik, dengan 72,34 persen bertahan setelah tiga tahun dan 32,98 persen mencapai sepuluh tahun.
Periode ini ditandai dengan pasar musik digital yang stabil, pengeluaran penggemar yang meningkat, dan masuknya modal segar ke agensi.
Setelah 2011, lonjakan jumlah debut dan biaya ekspansi luar negeri yang meningkat membuat persaingan semakin ketat.
>>> Kontroversi 'Injection Aunt' Meluas, Jun Hyun-moo dan Anggota SHINee Ikut Diperiksa
Kim menyerukan perlunya sistem pengembangan jangka panjang, jalur masuk kembali bagi grup yang gagal, studio dan venue bersama untuk agensi kecil, serta dukungan pendanaan yang lebih kuat.
