Sejumlah wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. BMKG memberikan prakiraan terkait durasi musim kemarau tahun ini.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyatakan sebagian besar wilayah akan mengalami musim kemarau lebih kering dari normal.
>>> Program Sosial Masjid At-Taqwa: Wakaf Air dan Ambulans Tanpa Biaya
Durasi kemarau juga diprediksi lebih panjang.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Seperti yang telah terjadi di Taman Nasional Gunung Bromo dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Prakiraan Musim Kemarau 2026
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 mulai masuk Indonesia pada periode April, Mei, dan Juni. Prosesnya berlangsung bertahap, diawali dari Nusa Tenggara.
>>> Bermain Bola di Pinggir Sungai, Bocah di Pandeglang Diserang Buaya Muara
Awal musim kemarau di sebagian besar wilayah diprediksi lebih awal. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.
Menurut BMKG, puncak musim kemarau di Indonesia sebagian besar diprediksi lebih awal atau maju (410 ZOM; 58,7%).
>>> 259 KPM Bansos di Tangerang Kena Penangguhan karena Terindikasi Judi Online
Sebagian lainnya sama dengan normalnya (142 ZOM; 20,3%).
