Seorang bocah di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, menjadi korban serangan buaya muara saat bermain sepak bola di sekitar aliran sungai.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 16.30 WIB di Kampung Popongo, Desa Sumberjaya.
>>> Warga Tangsel Terdampak Kekeringan Terima 339.200 Liter Air Bersih
Korban adalah Sendi, siswa kelas 5 SD, yang tengah bermain bola bersama 12 temannya di sekitar Kali Muara Sumur.
Setelah sekitar satu jam bermain, bola yang digunakan tiba-tiba terpental dan masuk ke sungai. Sendi pun berusaha mengambilnya.
Namun, saat turun ke sungai, seekor buaya tiba-tiba menerkamnya. Sendi berteriak meminta pertolongan kepada teman-temannya.
Mendengar teriakan itu, Dapid, Ojid, dan sejumlah teman lainnya berusaha menyelamatkan korban dengan menggunakan kayu dan bambu untuk menghalau buaya.
>>> Dahlia Poland Respons Kabar Fandy Christian Dekat dengan Marisa Lucie
Sendi akhirnya berhasil keluar dari sungai dan dibawa ke rumah, lalu diserahkan kepada orang tuanya.
Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Sumur untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisi Korban
Kasubag TU Puskesmas Sumur, Mardani, membenarkan adanya pasien yang menjadi korban serangan buaya tersebut.
"Iya benar, sekarang masih dalam perawatan. Korban alami luka ringan akibat gigitan buaya," kata Mardani, Kamis, 13 Agustus 2026.
>>> AS Tegaskan Strategi Nuklir Baru untuk Cegah Penggunaan Senjata Nuklir
Menurut Mardani, korban mengalami luka gores pada bagian bahu kanan akibat serangan buaya. Meski demikian, kondisi korban tidak mengalami luka berat.
