unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Galaxy S25+ Meledak Saat Diisi Daya, Samsung Tolak Ganti Rugi dan Tuding Pengguna Lalai

Galaxy S25+ Meledak Saat Diisi Daya, Samsung Tolak Ganti Rugi dan Tuding Pengguna Lalai

Galaxy S25+ Meledak Saat Diisi Daya, Samsung Tolak Ganti Rugi dan Tuding Pengguna Lalai
Galaxy S25+ Meledak Saat Diisi Daya, Samsung Tolak Ganti Rugi dan Tuding Pengguna Lalai
A A Ukuran Teks16px

Sebuah keluarga di Qingdao, China, dikejutkan oleh ledakan Samsung Galaxy S25+ yang sedang diisi daya pada malam hari.

Ponsel yang biasanya digunakan istri pemilik itu tiba-tiba mengeluarkan bunyi 'pop' dan asap, lalu terbakar.

>>> Bocoran Besar Poco F9 Pro dan F9 Ultra: Spesifikasi, Harga, dan Gambar

Peristiwa terjadi pada 31 Juli, saat pemilik mengisi daya ponsel sebelum tidur. Sang istri terbangun oleh suara keras dan bau asap, dan berhasil memadamkan api.

Tidak ada korban luka.

Pemilik melaporkan kejadian itu ke Samsung keesokan harinya. Karena ponsel berada di China, Samsung awalnya menyarankan penanganan melalui pusat layanan setempat.

Namun, setelah melalui proses yang melelahkan, ponsel akhirnya dibawa ke Samsung Service Center Nowon di Korea Selatan pada 5 Agustus.

Pada 12 Agustus, Samsung memanggil pemilik dan menyampaikan kesimpulan: ponsel pernah terjatuh, menyebabkan lubang pada baterai. Menurut Samsung, kerusakan itulah yang memicu kebakaran saat pengisian daya.

Perusahaan menilai ini sebagai kelalaian pengguna dan menolak memberikan kompensasi.

Pemilik tidak menerima penjelasan tersebut. Ia berpendapat bahwa retakan kaca belakang lebih mungkin disebabkan oleh ledakan baterai, bukan karena jatuh sebelumnya.

>>> Kumpulan Link Twibbon Hari Pramuka 2026 Berbagai Tema, Gratis dan Mudah Dipasang

Ia pun meminta laporan analisis terperinci dan regulasi yang mendasari penolakan kompensasi.

Samsung menolak memberikan laporan tersebut dengan alasan itu adalah aset perusahaan. Mereka juga memperingatkan pemilik agar tidak menyebarkan informasi yang 'salah atau berlebihan'.

Insiden ini bukan yang pertama.

Beberapa laporan lain tentang Galaxy S25-series juga muncul selama setahun terakhir, termasuk Galaxy S25+ pada Oktober 2025 dan Januari 2026, serta Galaxy S25 FE pada Mei 2026.

Selain itu, sebuah insiden di India bulan ini melibatkan seorang pria berusia 26 tahun yang mengalami luka bakar serius setelah ponsel Samsung terbakar di sakunya.

Modelnya belum dikonfirmasi, tetapi desain kameranya yang berbentuk pil mengarah pada Galaxy S26-series.

>>> Anak 7,5 Jam di Depan Layar: Orang Tua Diminta Fokus pada Tujuan, Proses, dan Keputusan

Belum jelas apakah semua insiden ini murni kelalaian pengguna atau ada masalah kualitas yang mendasarinya. Samsung belum memberikan tanggapan lebih lanjut.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot