unique visitors counter
⌂ Beranda News KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV, 164 Warga Lokal

KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV, 164 Warga Lokal

KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV, 164 Warga Lokal
KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV, 164 Warga Lokal
A A Ukuran Teks16px

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang mencatat 203 kasus HIV sepanjang Januari hingga April 2026.

Dari jumlah tersebut, mayoritas ditemukan pada kelompok laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL).

>>> Kemendagri Buka Magang Batch 3 2026, Simak Jadwal dan Syarat Pendaftaran

Pengelola Program KPA Kabupaten Tangerang, Eko Darmawan, mengatakan tidak semua kasus tersebut merupakan warga Kabupaten Tangerang.

Sebanyak 164 orang adalah warga lokal, sementara 39 orang lainnya berasal dari luar daerah yang menjalani pemeriksaan di wilayah tersebut.

"Namun HIV didominasi oleh gay atau laki-laki seks laki-laki (LSL)," kata Eko kepada Pos Kota, Jumat, 14 Agustus 2026.

Selain LSL, kasus HIV juga ditemukan pada wanita pekerja seks, pengguna narkotika suntik, dan pelanggan pekerja seks komersial (PSK).

>>> VinFast Siap Luncurkan Delapan Model E-Scooter di Indonesia pada 2026

Faktor Risiko pada LSL

Eko menjelaskan, tingginya temuan HIV pada LSL berkaitan dengan faktor risiko biologis dari hubungan seksual anal tanpa pelindung.

Kondisi ini bukan disebabkan oleh identitas atau orientasi seksual, melainkan perilaku seksual yang tidak terlindungi.

Karena itu, edukasi HIV perlu menitikberatkan pada perilaku berisiko dan akses layanan kesehatan, bukan stigma pada kelompok tertentu.

>>> Maybank Marathon 2026: New BMW iX3 Jadi Bintang dengan Debut di Jalan Indonesia

"Secara medis, hubungan seks anal tanpa pelindung memang memiliki risiko penularan HIV lebih tinggi. Ini alasan ilmiah, bukan menyalahkan kelompok tertentu," ujarnya.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot