PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan difokuskan pada kebutuhan dasar pengungsi selama masa tanggap darurat.
>>> Download Logo HUT RI ke-81 2026: Tema dan Filosofi Lengkap
BNI berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengidentifikasi kebutuhan di sejumlah wilayah terdampak.
Hal ini menjadi dasar penyaluran bantuan.
Melalui program BNI Berbagi, bantuan tahap awal berupa air mineral, beras, mi instan, telur, minyak goreng, susu, biskuit, popok bayi, dan peralatan dapur disalurkan secara bertahap.
Bantuan menjangkau daerah Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.
"Dalam kondisi tanggap darurat, BNI hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak agar dukungan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak," ujarnya.
>>> Penyebab Meninggal Putri Andriani Juficha Belum Diumumkan, Ini Profil Miss Earth Indonesia 2025
Okki menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak berhenti pada tahap awal. "Bantuan akan terus kami salurkan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kebutuhan di lapangan," jelasnya.
Dukungan BNI merupakan bagian dari sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui koordinasi Danantara Indonesia. Tujuannya untuk penanganan dampak bencana yang cepat dan tepat sasaran.
Layanan Perbankan Tetap Berjalan
Selain bantuan kemanusiaan, BNI memastikan layanan perbankan di wilayah terdampak tetap berjalan. Keselamatan pegawai dan nasabah menjadi prioritas utama.
Dari 25 outlet BNI di area Ende dan Maumere, 24 outlet tetap beroperasi. Satu outlet, KCP Borong, belum beroperasi karena keretakan bangunan yang memerlukan perbaikan.
Dari 67 mesin ATM, 65 tetap berfungsi, sedangkan dua mesin di KCP Borong tidak dioperasikan sementara waktu.
BNI menyiapkan layanan gerak O-Branch untuk melayani transaksi nasabah KCP Borong selama proses perbaikan.
>>> Sidang Bersama 2026: Momentum DPD Perkuat Kepentingan Daerah
Operasional KCP Borong akan kembali normal setelah kondisi bangunan dinyatakan aman. BNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penanganan pascabencana.
